akan ketahuan siapa yg manipulatif, dan merupakan bagian dari masalah.
Diketahui, Jokowi memberikan tanggapan soal utang negara, dalam cara Mata Najwa pada Rabu (25/4/2018).
Pada akhir 2017 utang Indonesia tercatat berada pada kisaran Rp 4.000 triliun.
• Dede Budhyarto: Kami Akan Mengecam Keras Jokowi Jika Ada Kompromi Politik untuk Kasus Hukum Rizieq
Utang yang terus menumpuk ini dinilai tidak sejalan dengan laju ekonomi nasional.
INDEF bahkan mengungkapkan kekhwatirannya akan kemampuan pemerintah dalam membayar utang luar negeri.
Menanggapi hal tersebut, Jokowi mengaku jika kenyataannya, kepercayaan internasional kepada Indonesia semakin meningkat.
Jokowi lantas mempersilahkan orang-orang yang mengerti ekonomi untuk berdebat dengan Sri Mulyani.
• Edhy Prabowo: Perpres TKA Ini Pengkhianatan Negara kepada Rakyatnya
"Ya kalau gini, kalau orang berbicara dnegan angka-angka dengan basis data itu bagus.
Atau ekonom, jago ekonomi makro seperti Menteri Keuangan, Ibu Sri Mulyani, dengan ekonom yang ngerti masalah makro untuk berdebat dengan angka-angka itu bisa, dengan basis data yang jelas.
Itu bagus.
Kalau yang satu ahli ekonomi makro, yang satu politikus (berdebat utang-red).
Ya, nggak nyambung.
Yang satu pakai data dan angka-angka yang satu hanya berbicara.
Kalau saya lebih percaya kepada yang mengerti masalah ekonomi makro, ya Bu Sri Mulyani. Track record-nya jelas," ujar Presiden Jokowi. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
• Mahasiswa di Lampung Ngaku Dilecehkan Saat Bimbingan Skripsi Dosen Akan Tuntut Balik Usai Dilaporkan