TRIBUNWOW.COM - Seorang filsuf, Rocky Gerung menjadi narasumber dalam program acara Q&A yang ditayangkan salah satu stasiun televisi swasta, Rabu (25/4/2018).
Seorang panelis, Effendi Gazali mempertanyakan perihal hubungan Rocky Gerung terhadap Cikeas.
Isu ini semula beredar dari sebuah percakapannya di akun media sosial twitter.
Sebuah akun twitter dengan nama @MonyongPutih, menanyakan kenapa ia tak pernah kritisi SBY.
Akun tersebut juga mengungkapkan akhirnya muncul banyak spekulasi jika dia adalah orang bayarannya Cikeas (SBY-red).
• Ekspresi Muka Rocky Gerung Saat Ditanya Ruhut Sitompul: Kau Percaya Adanya Tuhan?
Kini, pertanyaan tersebut kembali diungkapkan oleh Effendi Gazali.
"Boleh nggak dibantah, ini adalah bayarannya Cikeas? Lalu waktu melihat Pak Jokowi dari sisi lain, ada nggak nih yang baik (tidak keliru antara kata dan geraknya)", tanyanya.
Menanggapi isu kedekatannya dengan Cikeas, Rocky Gerung mengakui hal tersebut.
"Ya, saya dekat dengan Cikeas dalam arti saya suka suasana dimana ada pikiran diolah. SBY dan AHY teman diskusi saya.
Dan itu tidak ada urusannya dengan fee atau transfer. Saya tidak nikmati itu, saya nikmati percakapan.
Kalau saya nikmati transfer, saya berhenti untuk bercakap-cakap. Ngapain? Kan dalam percakapan ada duel argumen", ujar Rocky.
Dirinya juga menyayangkan perihal opini masyarakat yang menganggap setiap ada percakapan, selalu ada fee.
"Sekarang setiap upaya menghasilkan diskursus baru, selalu dibayar. Itu bagian buruk dari kita.
Kita seolah-olah bisa berteman secara politik berupaya untuk mengahasilkan ide.