Kritisi Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Presiden Pilih Kata Gebuk, Cenderung Arahnya Main Hakim Sendiri

Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jokowi dan Ferdinand Hutahaean

TRIBUNWOW.COM- Kadiv Advokasi dan Hukum DPP P. Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan kritikan kepada presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter pribadinya @LawanPoLitikJKW, cuitan itu beredar, Rabu (14/3/2018).

Saat itu,Ferdinand Hutahaean menyebut jika ucapan presiden Jokowi tidak semstinya diucapkan.

Saat itu, Jokowi menyebut kata gebuk untuk orang-orang yang sudah menyebarkan isu keterkaitannya dengan PKI.

Isu tersebut beredar terlebih menjelang pilpres 2019.

POPULER: Merasa Dibandingkan dengan Jokowi, Mahfud MD: Faktanya Rakyat Menilai Kualitas

Jokowi mengaku geram dan ingin mengebuk oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab itu.

Jokowi mengatakan jika dirinya dilahirkan pada tahun 1961 sementara PKI telah dibubarkan pada tahun 1965.

Adanya ucapan Gebuk yang dilontarkan Jokowi, Ferdinand memberikan tanggapan.

Ferdinand menyayangkan sikap Jokowi yang memilih ucapan gebuk dibandingkan dengan langkah penegakkan hukum.

Menurutnya, Gebuk merupakan kata yang menjurus ke main hakim sendiri.

VIRAL: Zodiak Paling Bahagia di Tahun 2018 hingga Gadis 14 Tahun Miliki Dua Warna Mata yang Berbeda

"SEORANG PRESIDEN MEMILIH MENGGUNAKAN KATA _GEBUK_ , INIKAH KITA SESUNGGUHNYA?

MENGAPA TIDAK MEMILIH LANGKAH PENEGAKAN HUKUM?

Gebuk itu cenderung arahnya pada MAIN HAKIM SENDIRI. Dibilang otoriter ngga mau..!! Duhhh...!!!"

Halaman
12