Kepada The Guardian, siswi ini pun tak percaya kejadian ini dialami olehnya setelah ia beberapa kali melihat kejadian tersebut dalam beberapa video yang beredar.
"Aku sangat tak percaya," ungkapnya.
"Saya tidak akan pernah masuk ke McDonald's lagi, kata teman siswi yang mengunggah video tersebut.
Juru bicara McDonald's mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki kebijakan untuk membatasi atau mencegah orang untuk berjilbab.
"Kami menyambut pelanggan dari semua agama dan kami meminta maaf kepada pelanggan karena kejadian ini seharusnya tak terjadi. Kami menangani masalah ini dengan sangat serius," ungkapnya.
Berkaitan dengan kasus ini, dilansir dari Metro, sang satpam pun akhirnya dipecat dari pekerjaannya di McDonald's. (TribunWow.com/Galih Pangestu J)