TRIBUNWOW.COM - Sepanjang Sabtu (2/12) kegempaan Gunung Agung terpantau relatif menurun, namun aktivitas vulkanik masih tinggi.
Hal ini ditandai masih terekamnya gempa vulkanik dalam maupun vulkanik dangkal.
Pula, gempa-gempa frekuensi rendah dan juga gempa tremor menerus.
Demikian dijelaskan Kepala Sub Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana, Sabtu (2/12) di Pos Pengamatan Gunungapi Agung, Rendang, Karangasem.
Terkait aktivitas terkini Gunung Agung, berikut fakta-fakta yang berhasil dihimpun dari PVMBG sepanjang hari ini.
1. Aktivitas vulkanik Gunung Agung masih tinggi
"Dari kemarin sampai saat ini kondisi Gunung Agung aktivitas vulkanik masih tinggi. Masih terekam gempa vulkanik dalam dan dangkal.
Juga gempa low frekuensi dan juga gempa tremor menerus. Kalau dilihat, artinya masih ada tekanan di dalam perut gunung Agung. Ini masih kami perlu antisipasi kedepan akan seperti apa," jelas Devy.
Selain itu, diungkapkan Devy, terjadinya gempa terasa dengan amplitudo 3,5 skala ricther.
Gara-gara Bau Kaos Kaki Pria Ini Ditahan Polisi, Begini Kisahnya
Atas hal tersebut, Devy menjelaskan terjadinya gempa harus diwaspadai karena berkaitan dengan aktivitas Gunung Agung.
"Kemarin ada gempa terasa dengan amplitudo 3,5 skala ricther. Ini harus diwaspadai karena, gempa ini bisa berkaitan dengan aktivitas Gunung Agung," ujarnya.
2. 8 kali gempa vulkanik dan dua kali hembusan terjadi sepanjang hari
Terkait dengan pengamatan aktivitas Gunung Agung periode enam jam dari pukul 00.00 Wita-06.00 Wita dipaparkan Devy, terpantau delapan kali gempa vulkanik, dua kali hembusan.
"Ini relatif tinggi aktivitasnya. Sehingga status masih level IV Awas," jelasnya.