Video Pembullyan Diduga oleh Universitas Gunadarma Viral, Ini Tanggapan Keras Menteri Sosial!

Penulis: Lolita Valda Claudia
Editor: Lolita Valda Claudia
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

mahasiswa berkebutuhan khusus dibully

TRIBUNWOW.COM- Aksi bullying yang terjadi di lingkungan belajar memang tengah marak.

Seperti yang baru-baru ini mengehbohkan jagat media sosial.

Beredar sebuah video memperlihatkan aksi memalukan oleh sejumlah mahasiswa terhadap mahasiswa lain yang memiliki kebutuhan khusus.

Video tersebut yang diunggah oleh akun jejaring sosial Instagram bernama @infia_fact pada Minggu, (16/7) berjudul "lmparan tong sampah maut" itu disesalkan banyak orang.

Pada keterangan video, disebutkan mahasiswa berkebutuhan khusus itu bernama Muhammad Farhan yang diduga berasal dari Universitas Gunadarma.

Nampak pada video itu seorang pria menarik tas Farhan dan beberapa mahasiswa pria lain malah menertawakan atas aksi pembullyan tersebut.

Mendapatkan perilaku tersebut dari teman-temannya, Farhan mencoba berontak dengan menggerakan tangannya kebelakang.

Hingga akhirnya ia dibiarkan pergi namun Farhan sempat melempari mahasiswa tersebut dengan tong sampah.

Saat peristiwa tersebut terjadi, tak sedikit mahasiswa yang menonton dan merekam perlakukan buruk tersebut.

Namun tak satupun dari mereka yang mencoba untuk menolong, sebaliknya segerombolan mahasiswa itu malah bersorak dan bertepuk tangan.

Menanggapai video yang tengah viral dikalangan masyarakat ini, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa angkat bicara.

instagram.com/infia_fact

Seperti yang diwartakan Tribunnews.com, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menuturkan jikan fenomena bully di Indonesia mencapai angka 40 persen pada tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.

"Jangan pernah menganggap enteng korban bully. Ketika mereka (korban) di-bully, angka frustasinya cukup dalam, ada juga yang stres, bahkan sampai ada yang bunuh diri. Bullying juga bisa terjadi secara verbal maupun nonverbal," ujar Khofifah di acara halal bihalal PP Muslimat NU di Gedung Konvensi, Tamana Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017)

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, memberikan keterangan kepada awak media di acara halal bihalal dan peringatan Hari Anak Nasional di Gedung Konvensi, Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017). (Tribunnews.com/Syahrizal Sidik)

Dirinya juga menambahkan, kematian dengan cara bunuh diriakibat bullying kerap terjadi.

Mengatasi hal tersebut perlu dibangun adanya kesetaraan anatara satu dengan yang lain sehingga ada rasa menghormati dan menghargai untuk tak melakukan pembullyan terhadap anak kebutuhan khusus.

Halaman
12