Kondisi Joel semakin memburuk, suhunya mencapai 41,4 derajat Celcius dan tinjanya cair.
Perawat menyampai pesan dokter di instalasi gawat darurat yang menyarankan pihak keluarga mengompres Joel menggunakan air dingin untuk menurunkan suhu tubuhnya.
Dokter juga menyarankan, "Dinginkan suhu AC dengan maksimal, biar tubuh Anda terekspose udara dingin. Saya menjamin demamnya bakal mereda."
Desmond berulang kali meminta perawat untuk memanggil dokter, tapi dia menolak untuk melakukannya.
Sekitar pukul 06.00 waktu setempat, Desmond terkejut ketika Joel yang malang, mulai muntah mengeluarkan cairan berwarna gelap, diikuti oleh beberapa cairan berwarna kemerahan yang diyakini adalah darah.
Saat itu, dokter baru datang dan mengirim joel ke bangsal instalasai rawat intensif (ICU).
Siapa sangka, dokter tersebut malah marah ke Desmond.
"Maaf, Bapak Neo, rumah sakit kami tidak memiliki cukup tenaga kerja atau peralatan untuk mengobati putri Anda. Apakah Anda keberatan memindahkan anak Anda ke rumah sakit lain," ujar dokter.
Malang, 11 hari setelah peristiwa itu, nyawa Joel tidak berhasil diselamatkan.
Joel meninggal di sebuah rumah sakit pemerintah.
Desmond pun menuntut kejelasan dari rumah sakit yang berbuat sewenang-wenang terhadap putrinya tersebut.
"Saya memperingati orangtua lain untuk tidak membawa anak-anak mereka ke (rumah sakit) ini, jika mereka tidak ingin mengalami peristiwa yang tragis sama seperti saya," tulis Desmond.