Hal itu diungkapkan oleh Retno usai menghadiri pertemuan kepala negara/pemerintahan pada diskusi meja bundar KTT Belt and Road Forum.
Ajakan para kepala negara/pemerintahan tersebut disampaikan kepada Jokowi saat berada di ruang tunggu VVIP Yangqi Lake International Conference Center sebelum diskusi meja bundar dimulai.
"Ada beberapa yang juga menyampaikan ingin berkunjung ke Indonesia. Jadi setiap ketemu, ayo datang ke negara saya, ada ajakan dan sudah sampai tanggal datang pada bulan ini hingga sebagainya," kata Retno.
Para kepala negara/pemerintahan negara tersebut juga mengungkapkan keinginannya untuk berkunjung ke Tanah Air.
"Kita melihat bahwa hal itu menunjukkan adanya satu posisi khusus Indonesia, apalagi tadi pada saat menyampaikan pernyataan, Presiden menyampaikan mengenai posisi kita di dalam konteks Indo Pacific," kata Retno.
Haduh! Presiden Jokowi Akui Indonesia Kalah dari Malaysia, Berbanding Terbalik dengan Masa Lalu
Menurut Retno, Indonesia memiliki posisi geografis yang sangat strategis, yakni berada di antara dua samudera, Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
Dalam menghadiri KTT Belt and Road Forum for International Cooperation, Jokowi juga membahas mengenai potensi kerja sama di bidang infrastruktur dan konektivitas.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberi keuntungan bagi semua pihak terkait dan saling menghormati kedaulatan serta integritas negara. (TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)