Kisah Cinta Gus Dur: Pernikahan Jarak Jauh yang Menghebohkan hingga Dua Kali Nikahi Sinta Nuriyah

Penulis: Tinwarotul Fatonah
Editor: Tinwarotul Fatonah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gus Dur dan Sinta Nuriyah

Bukannya semakin yakin, Sinta justru merasa bimbang dibuatnya oleh jawaban peramal tadi.

Akhirnya setelah Sinta pertimbangkan, melihat sikap dan kepribadian Gus Dur seperti dalam surat-surat yang dia terima.

Surat-surat itu belakangan diakui Sinta telah mengubah pandangannya terhadap Gus Dur.

Akhirnya Sinta memutuskan menerima Gus Dur sebagai teman hidupnya.

Di Balik Kedermawanan Inul Daratista, Benarkah Sosok Gus Dur Alasannya?

Gus Dur dan Sinta Nuriyah di pelaminan. (IST)

Pada pertengahan 1966, Gus Dur meminangnya, dan keduanya bertunangan.

Dua tahun kemudian, September 1968, Gus Dur akhirnya menikahi Sinta.

Uniknya, dalam pernikahan tersebut Gus Dur tidak ada di lokasi yang sama dengan Sinta.

Gus Dur menikahi Sinta melalu perantara kakeknya, Kiai Bisri Syansuri yang berusia 81 tahun, karena dia masih berada di Kairo waktu itu.

Sontak hal tersebut membuat heboh masyarakat karena mengira Sinta menikah dengan kakek Gus Dur.

Merasa belum sepenuhnya menikah, akhirnya keduanya sepakat menikah lagi setelah sama-sama lulus kuliah.

Dari pernikahannya tersebut Gus Dur dan Sinta dikaruniai empat putri, yaitu Yenny Wahid, Alissa Wahid, Anita Hayatunnufus dan Inayah Wulandari. (TribunWow.com/Tinwarotul Fatonah)