TRIBUNWOW.COM - Kekalahan Paris Saint Germain (PSG) dari Barcelona pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions ternyata menyisakan duka mendalam untuk para pemain.
Dikutip SuperBall.id dari Givemesport, Sabtu (11/3/2017), usai kalah, para pemain PSG hanya terdiam dan tak berani saling menatap di ruang ganti PSG di Stadion Parc des Princes.
Baca: Top 5 Superball: Persib Akan Datangkan Bintang Dunia hingga Wasit Cantik Berlisensi FIFA
"Keheningan benar-benar memekakkan telinga. Tidak ada yang melihat satu sama lain, tidak ada satupun yang berbicara. Semuanya hancur dan menangis," kata reporter RMC Sport, Mohamed Bouhafsi.
Setelah itu sang pelatih Unay Emery berbicara kepada anak-anak asuhannya.
"Saya tidak dapat menemukan kata-kata. Kami gagal dalam misi kami. Sekarang sudah berakhir dan tidak banyak yang bisa dilakukan," ucap Emery.
Insiden juga terjadi di luar lapangan oleh Thiago Motta.
Baca: Terungkap Alasan Xabi Alonso Tinggalkan Liverpool!
Thiago Motta yang merasa kesal sempat menabrak seorang fans menggunakan mobilnya.
Motta kabur dan diteriaki fans yang berada di sekitar lokasi kejadian usai insiden tersebut.
Pada laga tersebut, PSG kalah dengan skor 6-1 di Nou Camp, setelah sebelumnya sempat menang 4-0 di kandang PSG.
PSG harus terhenti langkahnya karena kalah agregat 6-5 oleh Barcelona.
Sebelumnya, Rabu 15 Februari 2017 lalu, Barcelona secara mengejutkan kalah 4-0 dari PSG.
Dikutip dari Superball.id, saat itu euforia kegembiraan terasa menyelimuti ruang ganti PSG.
Tak hanya karena mengalahkan Barcelona, mereka juga berpesta lantaran dua pemainnya berulang tahun di 14 Februari 2017.