Liga 1
Efek Transfer CLBK Persebaya: Persib Bandung-PSIS Semarang Kans Dibuat Pusing, Bonek Mania Kroscek
Persebaya Surabaya santer dikabarkan ingin memulangkan Rachmat Irianto dari Persib Bandung.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Yonatan Krisna
TRIBUNWOW.COM - Efek transfer CLBK (balikan dengan mantan,-red) Persebaya Surabaya, Persib Bandung dan PSIS Semarang kans dibuat PSIS Semarang.
Dilansir TribunWow.com, Persebaya Surabaya santer dikabarkan ingin memulangkan Rachmat Irianto dari Persib Bandung.
Rumor tersebut santer tersiar luas di jagat maya.
Satu di antaranya diposting oleh akun Instagram yang membahas seputar sepak bola Tanah Air, @transfernews_ft1, Senin, 12 Mei 2025.
Tentu peluang Persebaya Surabaya memulangkan Rachmat Irianto pada awal musim 2025/2026 cukup terbuka.
Mengingat kontrak Rachmat Irianto di Persib Bandung sejatinya sudah berakhir sejak 31 Maret 2025 silam.
Baca juga: Dewa United Segera Gembosi Persib? Bek Kiri Timnas Indonesia Santer Dicomot, Bobotoh Bakal Bersedih
Baca juga: Gelagat Transfer Persib: Sosok Rp 5,21 M Jadi Pengganti Rachmat Irianto? Persebaya Ikut Tentukan
Jika tak mendapat perpanjangan kontrak dari Persib Bandung, maka Rachmat Irianto bisa merapat ke klub lamanya tersebut.
Rachmat Irianto pernah mendulang kisah indah bersama Persebaya Surabaya beberapa waktu yang lalu.
Pemain berlabel Timnas Indonesia tersebut memperkuat Persebaya Surabaya pada musim 2017/2018 hingga 2021/2022.
Selama hampir empat musim membela Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto mengemas 49 laga atau 3.368 menit bermain di semua kompetisi dengan koleksi satu assist.
Berkaca dari itu, Rachmat Irianto diprediksi tak akan menolak jika mendapat tawaran dari Persebaya Surabaya di bursa transfer awal musim 2025/2026 mendatang.

Namun, kehilangan Rachmat Irianto tentu akan membuat Persib Bandung pusing.
Baca juga: Hilal Transfer CLBK Persebaya: 2 Mantan Kans Dipulangkan, Persib-Madura United Bisa Dibuat Pusing
Rachmat Irianto adalah pilar penting dan selalu menjadi pemain serba bisa.
Hal itu dibuktikan ketika Rachmat Irianto ditempatkan di posisi bek kanan oleh Bojan Hodak.
Padahal, posisi Rachmat Irianto adalah gelandang bertahan.