Hidup UNS Ditopang 4 Insan Ini: Perintis Pendiri, Pembuat Logo, Pencipta Hymne hingga Lagu Wisuda
Acara tersebut bertajuk Malam Anugerah Insan Berprestasi UNS 2025 yang berlangsung di Gedung Auditorium GPH Haryo Mataram pada Jumat (2/5/2025).
Editor: Elfan Fajar Nugroho
AM Putut Prabantoro, pencipta lagu Wisuda UNS, mengucapkan terimakasih atas anugerah yang luar biasa ini. Ia merasa tersanjung atas pidato sambutan Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si terkait penganugerahan tersebut.
"Saya menerima undangan dari Ibu Maria Theresia Sri Budiastuti Widjokongko, yang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Profesor UNS. Lagu ini tercipta pada Maret tahun 1987 ketika dirinya masih menjadi mahasiswa Fakultas Hukum yang bergiat di Paduan Suara Mahasiswa (PSM),“ ujar Putut Prabantoro.
Lagu Wisuda „Terima Kasih UNSKu“, menurut AM Putut Prabantoro, diciptakan sebagai salah satu lagu yang terdapat dalam Drama Musikal (Operette) yang berjudul „Satu Dalam Jabat Tangan“.
Operette tersebut menandai berdirinya secara resmi PSM UNS yang kelak bernama Voca Erudita. Theresia Widiastuti, Susi Sumartini dan Tunjung W. Sutirto adalah para dosen dari berbagai fakultas yang ikut mendukung sebagai pembina.
PSM pada waktu itu dipimpin duet Dewi Indrawati dan Thomas S. Aribowo. Di organisasi yang baru itu, dirinya, Dyah Indrayani sebagai pelatih dan pianis Endang Retnowati. Operette sukses besar dan itu tidak terlepas dari R.Y Unu Hananto sebagai sutradara dan dibantu oleh Yulius Widiyarta dan Sunu Prasetya.
"Operette tersebut bercerita tentang kehidupan mahasiswa yang diawali tes masuk UNS, KKN dan sampai diwisuda. Ada beberapa lagu dalam operette yang kemudian menjadi cikal bakal lagu prosesi wisuda dan salah satunya Terima Kasih UNSku. Lagu yang lain adalah Slamat Datang dan Semoga Jaya. Jadi, sebenarnya anugerah ini juga merupakan penghargaan tak terhingga bagi rekan-rekan PSM pada tahun 1987an. Mereka juga berjasa meletakan pondasi kuat PSM dalam perjalanan sejarah UNS. Lagu ini mengingatkan, para sarjana UNS harus berterimakasih dan bersyukur kepada lembaga ini, karena merupakan bagian sejarah panjang hidup para sarjananya,” ujar Putut Prabantoro.
KGPH Haryo Mataram Joyokusumo atau sering disingkat dengan nama KGPH Haryo Mataram adalah guru besar hukum humaniter dan tentara dengan pangkat terakhir brigadir jenderal.
Putera Pakubuwono X ini menjadi perintis pendirian UNS yang diawali dengan penggabungan perguruan tinggi yang berada di Surakarta. Ia sekaligus menjadi Rektor Pertama Universitas Negeri (UNS) Sebelas Maret.
Menurut https://uns.ac.id/id/tentang-uns/sejarah-uns, pada 1966, Universitas Nasional Saraswati pun mengajukan dirinya untuk menjadi universitas negeri. Beserta universitas swasta dan kedinasan lainnya, sekumpulan perguruan tinggi ini bergabung menjadi satu dan bernama Universitas Gabungan Surakarta (UGS).
Pada 1 Juni 1975, delapan universitas yang tergabung dalam UGS resmi didirikan. Kedelapan universitas itu adalah : STO Negeri Surakarta, PTPN Veteran Surakarta, AAN Saraswati, Universitas Cokroaminoto, Universitas Nasional Saraswati, Universitas Islam Indonesia cabang Surakarta, Universitas 17 Agustus 1945 cabang Surakarta, dan Institut Jurnalistik Indonesia Surakarta.
Pada penghujung Desember 1975, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan meninjau UGS dan memastikan bahwa pada 11 Maret 1976, UGS akan dinegerikan. Selanjutnya, UGS akan digabung dengan perguruan tinggi negeri dan swasta lain untuk membentuk universitas negeri di Solo. UNS di awal pembukaannya terdiri atas 9 fakultas, yaitu: Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan, Fakultas Sastera Budaya, Fakultas Sosial Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian serta Fakultas Teknik.
Dengan tuntasnya persiapan, akhirnya Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret resmi berdiri pada 11 Maret 1976. Dalam perkembangannya, pada tahun 1982 nama dan singkatan Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret Surakarta (UNS Sebelas Maret), ditetapkan menjadi Universitas Sebelas Maret yang disingkat UNS. Perubahan nama dan singkatan ini diresmikan dengan Keputusan Presiden RI No. 55 Tahun 1982. (*)
| 5 Daerah di Provinsi Yogyakarta Prakiraan Cuaca BMKG Kompak di Puasa Kedua Jumat 20 Februari 2026 |
|
|---|
| Tanya Ustaz: Ini Batas Waktu Suami Istri Mandi Besar Setelah Berhubungan Badan Saat Bulan Ramadhan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Hari Ini 19 Februari 2026 di Jawa Timur: Cek Wilayah Kediri, Surabaya, Malang |
|
|---|
| Pantun Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447H/2026, Keceriaan dalam Keberkahan |
|
|---|
| Ramadhan 1447 H Tahun 2026 Jadi Momentum Persatuan, Pesan Hangat Datang dari PM Australia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Para-Penerima-Penghargaan-Insan-Berprestasi-UNSss.jpg)