Profil
Gelandang Rp 5,21 Miliar Milik PSIS Semarang Jadi Rebutan Arema FC dan Persebaya Surabaya?
Boubakary Diarra berpotensi meninggalkan PSIS Semarang. Arema FC dan Persebaya Surabaya disebut mulai memantau peluang merekrutnya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Meski belum ada pernyataan resmi baik dari pemain maupun pihak klub, gelombang spekulasi ini kian kuat.
Banyak pihak menilai Diarra mungkin sedang mempertimbangkan opsi karier lain, terlebih jika tawaran dari klub-klub besar seperti Arema FC atau Persebaya Surabaya datang dengan paket menarik secara finansial dan prospek bermain lebih kompetitif.
Namun, perlu dicatat bahwa PSIS Semarang juga masih memiliki peluang untuk mempertahankan sang pemain, selama negosiasi berjalan dengan lancar dan tawaran yang diajukan mampu memenuhi ekspektasi Diarra dan agennya.
Untuk saat ini, semua masih dalam tahap spekulasi, namun empat indikasi yang ada sudah cukup untuk membuat masa depan Boubakary Diarra menjadi topik hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air, khususnya menjelang bursa transfer musim depan.
Lantas ini sosok Boubakary Diarra

Baca juga: PSIS Semarang Kena Ban Transfer oleh FIFA, Panser-Snex Langsung Murka dan Beri Sindiran Menohok
Boubakary Diarra adalah gelandang bertahan asal Prancis yang lahir pada 30 Agustus 1993. Ia dikenal sebagai pemain dengan fisik kuat, visi permainan yang baik, serta kemampuan dalam menjaga keseimbangan lini tengah.
Dengan tinggi badan sekitar 187 cm, Diarra memiliki keunggulan dalam duel udara dan kemampuan membaca permainan lawan.
Karier profesionalnya dimulai di Eropa, di mana ia sempat bermain untuk beberapa klub sebelum akhirnya berkiprah di Asia.
Pengalaman bermain di luar negeri memberinya ketahanan mental dan pemahaman taktik yang baik, yang kini menjadi modal utama dalam penampilannya di Liga Indonesia.
Diarra bergabung dengan PSIS Semarang pada pertengahan 2023 dan langsung menjadi bagian penting dalam skuad Mahesa Jenar.
Baca juga: Ciro Out ke Malut? Persib Bandung Bisa Lirik Winger PSIS Semarang yang Santer Hengkang Sebagai Ganti
Ia menjalani debut yang impresif dengan mencetak gol perdananya dalam laga pertamanya. Sejak saat itu, ia menjadi pilihan utama di lini tengah berkat perannya sebagai pemutus serangan lawan sekaligus distributor bola.
Selama musim 2023/2024, Diarra tampil konsisten dengan mencatatkan 23 penampilan di Liga 1.
Meskipun tidak mencetak banyak gol, kontribusinya dalam membangun serangan dari belakang dan melindungi lini belakang sangat krusial.
Ia mencatat total waktu bermain lebih dari 2.000 menit dalam satu musim, menunjukkan betapa diandalkannya dia oleh pelatih.
Sebagai gelandang bertahan, Diarra dikenal agresif namun cerdas dalam mengambil keputusan. Ia piawai dalam melakukan tekel bersih, memotong alur serangan lawan, dan menjaga organisasi permainan tim.
Selain aspek bertahan, ia juga mampu mengalirkan bola secara efektif ke lini depan, menjadikannya gelandang yang seimbang secara ofensif dan defensif.
Sumber: TribunWow.com
Profil 2 Pemain Persib Bandung yang Berpotensi Dipinjamkan Imbas Kegemukan Skuad, Bobotoh ACC? |
![]() |
---|
Sosok Ivar Jenner: Gelandang Naturalisasi yang Tak Dipanggil Timnas Senior Indonesia Maupun U-23 |
![]() |
---|
Sosok Rp869 Juta Persib Bandung: Tak Terdaftar di Skuad Maung, PSMS Potensi Selamatkan Kariernya |
![]() |
---|
Profil Federico Barba: Bek Berlabel Timnas Italia yang Dikabarkan Segera Merapat ke Persib Bandung |
![]() |
---|
Profil Gledson Paixao: Penyerang Asal Brasil yang Dikabarkan Deal dengan PSM Makassar, Macz Man ACC? |
![]() |
---|