Ramadan 2025
Tanya Ustaz: Apakah Pingsan Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Hukumnya
Simak penjelasan mengenai hukum apabila pingsan saat menjalani puasa, apakah hal tersebut membatalkan puasa atau tidak?
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM- Simak penjelasan mengenai hukum pingsan saat menjalani puasa, apakah hal tersebut membatalkan puasa atau tidak?
Dalam menjalankan ibadah puasa, kondisi fisik seseorang bisa saja mengalami gangguan, seperti pingsan di tengah hari.
Namun, bagaimana hukumnya jika seseorang pingsan lalu sadar dan melanjutkan puasanya? Apakah puasanya tetap sah, atau harus menggantinya di lain hari?
Baca juga: Tanya Ustaz: Apakah Suntik bisa Membatalkan Puasa Ramadhan? Simak Penjelasannya
Dr. M Nashirudin selaku Kepala Satuan Pengawas Internal IAIN Surakarta menjelaskan bahwa berpuasa berarti menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari.
Maka jika seorang yang berpuasa pingsan dan waktu pingsannya menghabiskan seluruh waktu siangnya di bulan Ramadhan maka puasanya dianggap tidak sah.
"Jika ada orang yang pingsan kemudian pingsannya itu menghabiskan seluruh waktu siangnya di bulan Ramadhan, artinya dia pingsan mulai sejak sebelum fajar sampai terbenamnya matahari dan dia tidak tersadarkan diri, maka puasanya tidak sah," ujar Nashirudin.
Mengapa tidak sah? Karena seperti yang disampaikan Dr. M Nashirudin pada awal video bahwa bahwa orang yang berpuasa harus menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa.
Sehingga orang yang pingsan atau tertidur sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari tentunya tidak akan mampu memenuhi persyaratan puasa tersebut, dan harus mengganti puasanya di hari lain setelah bulan Ramadhan.
Baca juga: Tanya Ustaz: Apakah Merokok Membatalkan Puasa Ramadhan? Simak Penjelasannya
Dr. M Nashirudin juga menjelaskan jika seseorang pingsan hanya sebentar atau bahkan cukup lama, tetapi masih sadar di antara waktu fajar hingga maghrib lalu melanjutkan puasanya, maka puasanya tetap sah.
Hal ini karena selama waktu tersebut, ia masih memenuhi syarat utama puasa, yaitu menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa.
"Tetapi jika dia pingsannya hanya sebentar atau lama, tapi dia masih menemukan waktu di antara fajar sampai terbenamnya matahari," lanjut Nashirudin.
"Yang waktu itu bisa dikatakan bahwasanya dia memenuhi persyaratan untuk dikatakan menahan diri dari makan, minum dan hubungan suami istri yang membatalkan puasa, maka puasanya sah."
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Mumammadiyah Karanganyar/Najwa Nandhita Divananda)
Baca berita menarik lainnya di Google News
Sumber: TribunWow.com
| Kapan Batas Terakhir Bayar Zakat Fitrah Ramadhan? Simak Waktu yang Dianjurkan hingga Bacaan Niatnya |
|
|---|
| Bacaan Doa Niat Mandi Wajib untuk Pria dan Wanita, Lengkap dengan Tata Cara Mandi Junub |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Azan Subuh Kota Semarang, Puasa Ramadhan Hari Ini, Sabtu 29 Maret 2025 |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah Jabodetabek Ramadhan Hari Ini, Sabtu 29 Maret 2025, Dilengkapi Resep Soto Sulung |
|
|---|
| Hari Ini Terakhir Sholat Malam Lailatul Qadar 29 Ramadhan 2025, Cek Tata Cara dan Doa Niatnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/TANYA-USTAZ-Pingsan-lalu-Sadar-dan-Melanjutkan-Puasa-Apakah-Sah-Puasanya.jpg)