Liga 2
Usai Lawan PSIM, Gelandang Bhayangkara FC Jadi Korban Rasisme, Eks Persebaya-Bek Maroko Pasang Badan
Gelandang Bhayangkara FC berlabel Rp 1,74 miliar ini tengah jadi korban rasisme pasca melawan PSIM Yogyakarta di final Liga 2 2024 lalu.
Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
TRIBUNWOW.COM - Sosok gelandang Bhayangkara FC asal Brasil, yakni Felipe Ryan sempat menjadi korban rasisme pasca laga final Liga 2 2024 melawan PSIM Yogyakarta dan kini tengah mendapat dukungan dari beberapa pihak.
Bhayangkara FC sendiri sempat bertemu dengan PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Solo pada Rabu (26/2) sore pukul 15.00 WIB.
Pada pertandingan final Liga 2 2024 tersebut, Bhayangkara FC harus mengakui keunggulan PSIM Yogyakarta yang memaksa skor jadi 2-1 di babak tambahan waktu.
Baca juga: Bhayangkara FC Rasa Persija Jakarta? 2 Nama Potensi Dibajak The Guardian, Kontraknya Segera Expired
Kekalahan atas PSIM Yogyakarta tersebut membuat Bhayangkara FC kini menjadi juara ke-2 Liga 2 2024.
Meski kalah di final Liga 2 2024, namun Bhayangkara FC tetap naik kasta bersama PSIM Yogyakarta serta Persijap Jepara yang menempati peringkat ketiga.
Akan tetapi, pasca final Liga 2 2024 sempat terjadi kejadian yang kurang berkenan untuk gelandang Bhayangkara FC asal Brasil, yakni Felipe Ryan.
Lewat Instagram pribadinya @feliperyanva pada Jumat (28/2) lalu, tampak Felipe Ryan mengungkapkan bahwa dirinya sempat menjadi korban rasisme dari beberapa oknum pasca laga Bhayangkara FC kontra PSIM Yogyakarta.
Felipe Ryan tampak mengunggah sebuah somasi atau teguran terbuka kepada beberapa akun Instagram yang sempat melontarkan komentar rasisme kepadanya di Bhayangkara FC.
Felipe Ryan pun meminta para pelaku rasisme tersebut untuk meminta maaf kepadanya secara langsung di Bhayangkara FC dalam kesempatan tujuh hari sejak surat tersebut terbit, atau hingga 6 Maret 2025 mendatang.

Baca juga: Penampakkan di Balik Laga PSIM Yogyakarta Vs Bhayangkara FC, Bikin Merinding dan di Luar Dugaan
Jika para pelaku tidak meminta maaf kepadanya di Bhayangkara FC, maka Felipe Ryan akan menempuh upaya hukum dan melaporkannya kepada pihak polisi.
Felipe Ryan pun tengah mendapat ucapan dan dukungan dari beberapa rekannya seperti eks Persebaya Surabaya yang kini bermain di Persekat Tegal, yakni Dandi Maulana.
Dandi Maulana yang merupakan mantan rekan setim Felipe Ryan di Persekat Tegal tersebut mendukung sosok berlabel Rp 1,74 miliar via Transfermarkt tersebut untuk membela dirinya dari aksi rasisme.
"Saya bersamamu @feliperyanva," tulis Dandi Maulana yang merupakan mantan pemain Persebaya Surabaya medio Liga 1 2022 lalu tersebut.
Bek FC Bekasi City yang merupakan mantan pemain Timnas Maroko, Sami El Anabi juga turut memberi dukungan kepada Felipe Ryan.
"We are together my brother @feliperyanva (Kita bersama dalam hal ini saudara,-red)," tulis Sami El Anabi.