Breaking News:

Terkini Daerah

Terduga Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper Berstatus Suami Siri, Keluarga Korban Belum Pernah Bertemu

RTH membunuh Uswatun Khasanah dengan cara memutilasi dan memasukkan jasadnya ke dalam koper.

TRIBUNJATIM.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Penampakan paket yang berisi koper muat berbagai benda mencurigakan di selokan Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Kamis (23/1/2025) 

TRIBUNWOW.COM - Uswatun Khasanah tewas secara mengenaskan di tangan suami sirinya, RTH.

Penangkapan RTH dilakukan di Ngawi, Jawa Timur, Minggu (26/1/2025) sekitar pukul 00.00 WIB.

RTH membunuh Uswatun Khasanah dengan cara memutilasi dan memasukkan jasadnya ke dalam koper.

Baca juga: Sosok Terduga Pelaku Mutilasi Mayat Perempuan dalam Koper di Ngawi, Akun Instagram Diserang Netizen

Terduga pelaku juga membuang jenazahnya di 3 lokasi yang berbeda.

Sementara status suami siri diungkap oleh Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol. Farman.

"Pengakuan sementara katanya suami siri," ujar Farman, Minggu, dilansir dari TribunJatim.com.

RTH ditangkap di kawasan Kabupaten Madiun, Jatim

Saat digelandang ke Mapolda Jatim, RTH terlihat sering menundukkan kepalanya menghindari sorotan kamera awak media.

Ia memakai kemeja lengan pendek warna hitam bermotif gambar flora warna putih dengan kondisi semua kancingnya terbuka dan menampakkan kaus dalam yang dikenakannya berwarna hitam.

Selama digelandang menyusuri halaman parkiran menuju ke gedung tersebut, pria bercelana jin warna biru dongker itu diborgol ke belakang pinggangnya.

PS Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Fauzi menjelaskan bahwa setelah menjalani penyelidikan dan penyidikan di beberapa lokasi yang menjadi locus delicti kasus pembunuhan ini, RTH dibawa ke Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, pukul 21.33 WIB.

Adapun tempat kejadian perkara (TKP) yang dimaksud tersebut antara lain Kabupaten Kediri, Ponorogo, Trenggalek, dan Madiun.

Pelaku RTH memutilasi korban dan membuang beberapa potongan tubuh korban di beberapa wilayah di Jatim, seperti Ngawi, Trenggalek, dan Ponorogo.

"Iya itu BB, besok dirilis. Ditangkap di Madiun, mohon waktu," katanya di halaman depan Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Minggu malam, dilansir dari Surya.co.id.

Baca juga: Ciri Fisik Mayat Wanita dalam Koper di Ngawi, Ada Tindik di Pusar dan Tahi Lalat di Atas Pinggang

Korban 3 Kali Menikah

Korban Uswatun Khasanah adalah warga Desa Bance, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jatim.

Namun, sehari-hari dia menetap di Tulungagung untuk bekerja sebagai sales kosmetik.

Ayah korban, Nur Khalim, mengungkapkan anaknya semasa hidup sudah menikah tiga kali.

Uswatun Khasanah pertama kali membangun rumah tangga dengan pria asal Srengat, Blitar.

Pernikahan itu dilakukan secara resmi. Dari pernikahan ini, ia melahirkan anak laki-laki. Namun, pernikahan itu kandas.

Tak lama kemudian, korban menikah untuk kedua kalinya.

Ia menikah secara siri dengan pria asal Lumajang sekitar tahun 2018. Keduanya kemudian dikaruniai anak perempuan. Tetapi korban pisah lagi.

Lalu, korban menikah lagi secara agama. Suami terakhir Uswatun Khasanah berasal dari Tulungagung.

Nur Khalim menyebut kehidupan rumah tangga anaknya  berjalan rukun.

Namun, sejak 2024, ia tidak pernah bertemu dengan suami dari Uswatun Khasanah. Bahkan saat korban dimakamkan.

"Setahunan ini, saya tidak pernah ketemu suami anak saya. Lebaran tahun lalu juga tidak pulang ke rumah," beber Nur Khalim. 

Hingga pemakaman, Nur Khalim mengaku belum melihat kehadiran menantu ketiganya itu.

Tersangka RTH saat digelandang ke Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Minggu (26/1/2025) malam
Tersangka RTH saat digelandang ke Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Minggu (26/1/2025) malam (TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI)

Berawal dari temuan koper

Terungkapnya kasus pembunuhan ini bermula dari adanya temuan koper yang berisi potongan tubuh wanita yang di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Kamis (23/1/2025) sekitar pukul 09.00.

Jasad dalam koper tersebut tidaklah lengkap. Sebab tidak ada bagian kaki sebelah kiri dari pangkal paha, kaki sebelah kanan dari lutut, dan kepala.

Jasad wanita dalam koper itu kemudian dibawa ke RSUD dr Soeroto, Ngawi untuk dilakukan autopsi.

Hasil autopsi menunjukkan bahwa korban meninggal dunia akibat kekurangan napas diduga karena cekikan sebelum tubuhnya dimutilasi.

Terbaru, menyusul ditangkapnya pelaku pembunuhan, potongan tubuh lainnya dari korban akhirnya juga ditemukan pada Minggu hari ini.

Potongan tubuh korban yang ditemukan hari ini yaitu bagian kepala dan kaki dengan lokasi penemuan berbeda.

Kepala korban ditemukan di wilayah Jurug Bang, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jatim pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala korban dibungkus tas plastik kresek berwarna putih dan kini telah dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung, Jatim.

Setelah potongan kepala, potongan kaki diduga milik korban juga ditemukan di Jalan Ponorogo-Magetan, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jatim, pada Minggu pukul 04.00 WIB. (Tribunnews.com/Nina Yuniar) (Surya.co.id/Luhur Pambudi/Pramita Kusumaningrum) (TribunJatim.com/Tony Hermawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terungkap "Sosok Pembunuh Wanita dalam Koper di Ngawi, Suami Siri Korban Digelandang ke Mapolda Jatim."

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
MutilasiMayat Dalam KoperNgawiNikah SiriJawa Timur
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved