Profil
Profil Trio Mesin Gol Perisaraja Banda Aceh yang Kans Sirnakan PSPS, Ada Bintang Timnas Indonesia
Berikut profil tiga pemain kunci yang menjelma menjadi mesin gol Persiraja Banda Aceh yang kans sirnakan PSPS Pekanbaru di babak Play off Liga 2.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Lailatun Niqmah
Lahir di Banda Aceh pada 13 Desember 1995, Hamdi kini berusia 29 tahun.
Dengan postur tubuh yang ideal, yaitu 1,74 meter serta kaki kanan yang kuat, ia berhasil menunjukkan ketajaman di posisi winger kanan.
Kecepatan dan keterampilannya di sisi sayap menjadikannya pemain yang sulit dihentikan oleh lawan.
Perjalanan karier Hamdi dimulai pada tahun 2014 saat bergabung dengan Persiraja Youth setelah menempuh pendidikan di sekolah sepak bola.
Tahun berikutnya, ia bergabung dengan Persiba dan pada tahun berikutnya ia memperkuat Bali United selama hampir empat tahun.
Pada 2020, Hamdi kembali ke Persiraja Banda Aceh, yang menjadi rumah keduanya setelah berbagai pengalaman di klub-klub lain.
Satu tahun setelah kembali ke Persiraja, Hamdi memutuskan untuk mencoba tantangan baru dengan bergabung bersama Persis Solo.
Perjalanannya terus berlanjut ketika ia dipinjamkan ke Persita Tangerang selama tiga bulan.
Kemudian, ia melanjutkan kariernya di PSS Sleman dan bertahan selama satu musim sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Persik Kediri.
Pada 17 Juli 2024, ia kembali ke Persiraja Banda Aceh, tempat yang membesarkan namanya.
Tak hanya berprestasi di level klub, perjalanan internasional Hamdi juga cukup menarik.
Pada 2017, ia sempat dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia, membuktikan bahwa talenta yang dimilikinya diakui di level internasional.
Kini, dengan pengalaman dan kedewasaannya, Hamdi menjadi sosok yang tak hanya diandalkan di Persiraja tetapi juga menjadi satu di antara pemain yang patut diperhitungkan di kompetisi domestik.
Baca juga: Profil Trisula Maut PSM Makassar, PSBS Biak & Terengganu FC Jadi Korban Berikutnya?
Profil Miftahul Hamdi
Nama: Miftahul Hamdi
Tanggal lahir: 13 Desember 1995 (28)
Tempat kelahiran: Banda Aceh, Indonesia
Tinggi: 1,74 m
Kewarganegaraan: Indonesia
Posisi: Penyerang - Sayap Kanan
Kaki dominan: Kanan
Klub Saat Ini: Persiraja Banda Aceh
Bergabung: 17 Juli 2024
Kontrak berakhir : -
Harga pasar saat ini: Rp2,17 miliar (per 18 November 2024)
Catatan Statistik Berdasarkan Klub
Persiraja Banda Aceh : 21 pertandingan, 7 gol, 8 assist, dan 1.866 menit bermain (masih berlangsung)
Bali United FC : 42 pertandingan, 2 gol, 6 assist, 1 kartu kuning, dan 1.188 menit bermain
Persik Kediri : 18 pertandingan, 1 gol, 1 assist, dan 583 menit bermain
Persis Solo : 15 pertandingan, 2 gol, 4 assist, 1 kartu kuning, dan 1.070 menit bermain
Persita Tangerang : 15 pertandingan, 1 assist, dan 882 menit bermain
PSS Sleman : 7 pertandingan dan 314 menit bermain.
Baca juga: Profil Bek Tengah Rp38,24 M Grade Liga Inggris Bidikan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
3. Andik Vermansyah
Andik Vermansyah, yang lahir di Jember pada 23 November 1991, telah mencuri perhatian dunia sepak bola Indonesia berkat kariernya yang mengesankan.
Meskipun memiliki postur tubuh yang tidak terlalu tinggi, yaitu 1,63 meter, Andik berhasil membuktikan bahwa kemampuan teknis dan kecepatan di lapangan lebih berperan dalam menentukan kualitas seorang striker.
Sejak memulai perjalanan kariernya di Persebaya Youth pada tahun 2005, Andik menunjukkan bakatnya yang luar biasa.
Setelah empat tahun berkembang di akademi tersebut, ia kemudian dipromosikan ke tim utama Persebaya Surabaya dan bertahan selama hampir empat tahun.
Keberhasilannya di Indonesia membuatnya melangkah lebih jauh dengan berkarier di luar negeri.
Malaysia menjadi tempat berikutnya, di mana ia memperkuat Selangor FC selama lima tahun, sebelum akhirnya pindah ke Kedah FA untuk satu musim.
Namun, meskipun sempat berkarier di luar negeri, Andik tetap memiliki ikatan yang kuat dengan tanah air.
Kembali ke Indonesia, ia memperkuat Madura United dan Bhayangkara FC, dua klub yang memberikan ruang bagi dirinya untuk terus berkembang dan tampil dengan gemilang.
Pada 27 Agustus 2023, Andik memutuskan untuk bergabung dengan Persiraja Banda Aceh, di mana ia kembali tampil sebagai pemain kunci di lapangan.
Selain kesuksesannya di level klub, Andik juga sempat membawa harum nama Indonesia dengan memperkuat Tim Nasional.
Debutnya di Timnas Indonesia pada 25 November 2012 menandai awal dari perjalanan internasionalnya, yang diwarnai dengan 24 caps, tiga gol dan delapan assist.
Meski usianya kini sudah menginjak 33 tahun, Andik masih terus menunjukkan semangat dan kualitas permainan yang tinggi, menjadikannya satu di antara pilar penting Persiraja Banda Aceh.
Baca juga: Profil 2 Mutiara Persipura Jayapura yang Potensi Banyak Digoda di Akhir Musim, Arema-Persija Minat?
Profil Andik Vermansyah
Nama di negara asal: Andik Vermansyah
Tanggal lahir / umur: 23 November 1991 / 33 tahun
Tempat kelahiran: Jember
Kewarganegaraan: Indonesia
Tinggi: 1,63 meter
Kaki dominan: keduanya
Posisi: penyerang - sayap kanan
Agen pemain: KRD Football Management
Klub saat ini: Persiraja Banda Aceh
Bergabung: 27 Agustus 2023
Kontrak berakhir: -
Harga pasar saat ini: Rp1,30 miliar (per 18 November 2024)
Catatan Statistik Berdasarkan Klub
Bhayangkara FC: 59 pertandingan, 1 gol, 8 assist, 2.859 menit bermain
Madura United: 32 pertandingan, 4 gol, 5 assist, 2.285 menit bermain
Persiraja Banda Aceh: 28 pertandingan, 5 gol, 7 assist, 2.096 menit bermain
Selangor FC: 13 pertandingan, 2 gol, 3 assist, 975 menit bermain
Kedah Darul Aman FC: 7 pertandingan, 0 gol, 1 assist, 506 menit bermain
D.C United Reserves: 1 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 45 menit bermain
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Reni Tri Rahayu)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News
Sumber: TribunWow.com
| Sosok Kiper Muda Manchester City yang Ragukan Masa Depannya di Klub setelah Donnarumma Gabung |
|
|---|
| Sosok Pelatih Baru PSIS Semarang, Gagal Bawa Persiba Bantul Promosi ke Championship Liga 2 |
|
|---|
| Sosok Penting Milik Bali United yang Nyaring Didesak Out Semeton Dewata setelah Dipermalukan Persija |
|
|---|
| Sosok Mesin Gol Arema FC yang Panen Sorotan Tajam setelah Arema FC Bantai Semen Padang di Kanjuruhan |
|
|---|
| Sosok yang Jadi Kambing Hitam Panser-Snex setelah PSIS Semarang Gagal Remontada Kontra Persela |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Persiraja-2024-222.jpg)