Kaleidoskop 2024
Kaleidoskop PSIS Semarang 2024: Hengkangnya Fortes hingga Isu Penunggakan Gaji & Dibanned FIFA
Di sepanjang tahun 2024, PSIS Semarang memiliki lika-liku dan drama sereta kerap mendapat sorotan dari banyak pihak
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Yonatan Krisna
Hal itu dapat diketahui dari unggahan terkini PSIS Semarang di Instagram resminya, Senin (16/12/2024).
Dalam unggahannya, PSIS Semarang memposting surat balasan atas tuntutan yang pernah disampaikan oleh kedua basis suporter Laskar Mahesa Jenar, Snex dan Panser Biru.
Uniknya, tak lama berselang, Fernandinho turut menyematkan komentarnya.
Di luar dugaan, sematan komentar Fernandinho justru memantik reaksi negatif dari Snex dan Panser.
Pasalnya, dalam komentar itu, Fernandinho secara terang-terangan menagih sesuatu yang disinyalir terkit bagiannya kepada PSIS Semarang.
Tak ada penjelasan lebih terkait apa yang diminta oleh Fernandinho.
"Bagaimana dengan milikku?," tulis Fernandinho.
Kini, tunggakan gaji yang dilakukan PSIS Semarang kembali diungkit oleh Fernandinho dan Taufee Skandari.
Keduanya blak-blakan meminta gaji yang belum dibayar setelah dilepas PSIS Semarang.
Diketahui, PSIS Semarang melepas Fernandinho dan Taufee Skandari pada Kamis (19/12/2024).
Kabarnya, kedua pemain tersebut dilepas PSIS Semarang setelah sepakat mengakhiri kontrak kerja sama.
Namun, ada hal mengganjal dibalik dilepasnya Fernandinho dan Taufee Skandari oleh PSIS Semarang.
Tampak ada yang belum dibereskan PSIS Semarang kala kedua pemain tersebut dilepas.
Hal yang belum beres tersebut adalah persoalan gaji.
Fernandinho dan Taufee Skandari sempat blak-blakan soal gaji yang dibelum dibayar PSIS Semarang kepada keduanya.
Hal itu terlihat dari kolom komentar postingan PSIS Semarang yang mengunggah momen perpisahan Fernandinho dan Tufee Skandari.
Akan tetapi, setelah ditelisik, komentar tersebut sudah tidak ada.
Namun, ada satu di antara akun Instagram yang membahas seputar sepak bola Indonesia yang sempat me-screen shot (tangkap layar) komentar dari dua pemain tersebut.
Akun tersebut adalah @liga_dagelann, Jumat (20/12/2024).
Fernandinho secara blak-blakan mengatakan bahwa gajinya tak pernah dibayar PSIS Semarang.
"My salary never! (Gajiku tak pernah dibayar,-red)," tulis Fernandinho.
Sementara itu, Taufee Skandari siap buka suara terkait masalah serupa.
"Its time I speak up... (Waktunya saya buka suara,-red)," tulis Taufee Skandari.
5. Dibannded Transfer oleh FIFA
Imbas dari permasalahan penunggakan gaji pemain, PSIS Semarang dibanned transfer oleh FIFA.
PSIS Semarang tak boleh beraktivitas bursa transfer untuk tiga periode mendatang.
Terkait hal tersebut, PSIS Semarang buka suara.
Namun, kasus itu bukan menyeret nama Fernandinho maupun Taufee Skandari, melainkan mantan PSIS Semarang, Flavio Beck.
Kabar itu diketahui dari unggahan PSIS Semarang di Instagram, Jumat (20/12/204).
"Menanggapi rilis FIFA terkait larangan registrasi pemain, Tim Legal PSIS Semarang telah berkomunikasi dengan FIFA dan pemain yang bersangkutan (Flavio Beck Jr.) agar kasus ini bisa terselesaikan secepatnya," tulis @psisfcofficial.
"Manajemen PSIS menghormati proses hukum yang berjalan di FIFA dan PSSI," lanjut rilisan PSIS Semarang.
Kini, PSIS Semarang sudah membentuk tim untuk menyelidiki dan membereskan permasalahan tersebut.
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News