Timnas Indonesia Vs Myanmar
Media Malaysia & Vietnam Kontras Sorot Timnas Indonesia Libas Myanmar: Ada yang Blak-blakan Sirik
Media Malaysia dan Vietnam kontras sorot Timnas Indonesia libas Myanmar, ada yang blak-blakan sirik dengan pencapaian skuad Garuda.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
Bermain dengan tim yang dihuni pemain-pemain U-22 dan persiapan minim, membuat permainan Timnas Indonesia tidak langsung cair.
Kerja sama Timnas Indonesia juga belum bejalan mulus, sehingga hingga babak pertama usai, skor 0-0 bertahan hingga pertandingan usai.
Namun, di babak kedua, Shin Tae-yong memasukkan beberapa nama yang sudah memiliki caps timnas, seperti Asnawi Mangkualam hingga Rafael Struick.
Kehadiran pemain-pemain berpengalaman membuat Timnas Indonesia semakin percaya diri. Gol skuat Garuda akhirnya lahir pada menit ke-76.
Berawal dari lemparan ke dalam Pratama Arhan, bola muntah berhasil disambar oleh Asnawi Mangkualam. Sempat mengenai tiang dan pemain lawan, tetapi berhasil berbuah gol.
Hingga waktu tersisa, Timnas Indonesia semakin bersemangat untuk menambah pundi-pundi gol.
Namun, hingga waktu tersisa, skor 1-0 untuk kemenangan Cahya Supriadi cs bertahan hingga laga usai," tulis Makan Bola.
Baca juga: Kritik Shin Tae-yong Jelang Timnas Indonesia Kontra Myanmar di ASEAN Cup 2024, Ungkit Hal Krusial

Soha.vn (Vietnam)
Kontras dengan Makan Bola, Soha.vn tetap konsisten dengan kenyinyirannya atas keberhasilan yang didapatkan Timnas Indonesia.
Media asal Vietnam itu nampak terlihat sirik akan keberhasilan Timnas Indonesia yang belum lama ini sukses melibas Myanmar.
Hal itu sudah terepresentasikan dari judul artikel yang dimuat Soha.vn, "Sempat lolos dengan terengah-engah, Indonesia mengirimkan surat perang ampuh kepada tim Vietnam sebelum pertandingan."
Selain itu, dalam penjelasannya, Soha.vn menkritik taktik Shin Tae-yong di babak pertama yang dikatakan sporadis.
"Di sisi Indonesia, lini tengah bermain secara sporadis sehingga menyulitkan mereka dalam melakukan serangan. Ferdinan saja tidak cukup bagi mereka untuk mencetak gol, dalam konteks striker Hokky Caraka bermain tidak efektif.
Setelah babak pertama yang buruk, pelatih Shin Tae-yong terpaksa mengganti tiga pemain segera setelah jeda, termasuk Rafael Struick dan Asnawi," tulis Soha.vn.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News