Perang Israel Vs Hamas
Netanyahu Umumkan Gencatan Senjata di Lebanon saat Beirut Dihujani Bom Serangan Udara
PM Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan Tel Aviv telah menerima perjanjian gencatan senjata dengan Lebanon.
Editor: Rekarinta Vintoko
Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati menyerukan kepada masyarakat internasional untuk “bertindak cepat” dan “melaksanakan gencatan senjata segera” menyusul pengumuman perdana menteri Israel.
Pengumuman gencatan senjata Netanyahu menyusul berlanjutnya serangan udara Israel yang brutal dan mematikan di Lebanon, termasuk pinggiran selatan ibu kota dan pusat kota Beirut. Israel mengebom wilayah Hamra, Mar Elias, Jnah, Barbour, dan Nuwari di jantung ibu kota.
Puluhan orang tewas di seluruh negeri dalam beberapa jam terakhir.
Lembaga Penyiaran Israel (KAN) melaporkan sebelum pidato Netanyahu bahwa Tel Aviv telah menyetujui kampanye pengeboman besar-besaran di seluruh Lebanon , termasuk Beirut, “dalam beberapa jam mendatang.”
Hizbullah melancarkan serangan roket dan pesawat nirawak besar-besaran ke sejumlah kota dan permukiman di Galilea sebelum pengumuman gencatan senjata.
Baku tembak diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa jam mendatang. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Benjamin Netanyahu Umumkan Gencatan Senjata di Lebanon pada Saat Beirut Dihujani Bom Serangan Udara
Hamas akan Nyatakan Kemenangan dalam Perang Gaza Lawan Israel setelah Kesepakatan Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Tentara Israel IDF Diklaim Alami Rugi Besar di Jabalia, Disebut Lakukan Serangan Tanpa Arah |
![]() |
---|
Kegagalan Intelijen Israel pada 7 Oktober Buktikan Hamas Sulit Disusupi |
![]() |
---|
Ali Khamenei Sebut Tak Butuh Pasukan Proksi: Pejuang Perlawanan Bertempur atas Keyakinan Sendiri |
![]() |
---|
Ali Khamenei Tegas Teheran Katakan Tidak Butuh Pasukan Proksi seperti Hizbullah-Houthi |
![]() |
---|