Polisi Tembak Polisi
Tembak AKP Ulil Ryanto hingga Tewas, AKP Dadang Ternyata Sempat Incar Kapolres Solok Selatan
Setelah menembak mati AKP Ulil Ryanto, AKP Dadang Iskandar ternyata sempat mengincar Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Setelah menembak mati AKP Ulil Ryanto, AKP Dadang Iskandar ternyata sempat mengincar Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti.
AKP Dadang menyatroni rumah dinas AKBP Arief Mukti dan melepaskan setidaknya 7 tembakan.
Dirkrimum Polda Sumbar Kombes Pol Andry pada Sabtu (23/11) mengungkap detik-detik AKP Dadang menyerang AKBP Arief Mukti.
Baca juga: Ahmad Sahroni Minta Kapolda Tindak Habis Tambang Ilegal di Sumbar, Sampaikan Perintah Presiden
Awalnya AKP Dadang menuju rumah AKBP Arief setelah menembak AKP Ulil Ryanto di Mapolres Solok Selatan pada Jumat (22/11).
Saat kejadian Kapolres Solok Selatan sedang berada di dalam rumah.
Namun nasib AKBP Arief Mukti lebih beruntung, dia selamat dari upaya pembunuhan itu.
AKBP Arief tidak terkena tembakan.
Baca juga: Terkuak Harta Kekayaan AKP Ulil Korban Kasus Polisi Tembak Polisi, Rp 150 Juta dan Tak Punya Utang
Padahal, tersangka melesatkan 7 peluru ke rumah Kapolres Solok Selatan yang hanya berjarak sekitar 20-25 meter dari TKP pembunuhan AKP Ulil Ryanto.
Terkait kasus itu, Kompolnas langsung melakukan peninjauan ke lokasi kejadian.
Kompolnas menemukan bekas tembakan di rumah dinas Kapolres Solok Selatan.
Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol (Purn) Arief Wicaksono Sudiutomo pada Senin (25/11) mengatakan pihaknya mendapati bekas peluru di kaca depan, jendela kamar hingga tempat tidur.
Baca juga: Rencana AKP Ulil Menikah dengan Polwan Sirna setelah Tewas, sang Kekasih Nangis di Samping Jasad
Bahkan peluru tersangka AKP Dadang sampai tembus ke tempat tidur Kapolres.
"Yang ada bekas itu kaca depan. Itu tembus sampai ke kursi tamu, lalu di tempat tidur, ini ada kacanya. Kaca pertama, kaca kedua, tiga tembakan (jendela kamar), terus saya cek ke dalam tempat tidurnya kena, bolong," imbuh Arief.
Beruntungnya, AKBP Arief Mukti selamat karena ajudannya cepat mengamankan.
"Rupanya begitu Kapolres dengan ajudan mendengar ada suara tembakan dua kali itu, ajudan membawa masuk ke ruang tengah, kalau enggak, kena itu," ujar Arief.
Ia mengungkapkan ajudan saat itu sigap membawa Kapolres berlindung di ruang tengah rumah dinas.
Diketahui, hingga saat ini belum terungkap motif tersangka berniat menembak Kapolres Solok Selatan.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Peluru AKP Dadang Iskandar Tembus ke Tempat Tidur, Kapolres Solok Selatan Diselamatkan Ajudan
Sidang Etik AKP Dadang, Sempat Terdiam saat Ditanya Kombes Armaini, Kini Dipecat Tak Hormat |
![]() |
---|
Respons Susno Duadji soal Kasus Polisi Tembak Polisi: Seharusnya Menindak, Malah Ikut 'Bermain' |
![]() |
---|
Dipecat Tak Hormat dari Polri, AKP Dadang Terdiam saat Ditanya Kombes Armaini di Sidang Etik |
![]() |
---|
Saat Kapolri Perintahkan Kapolda Sumbar Usut Tuntas Motif Penembakan AKP Ryanto Ulil |
![]() |
---|
Kasus Polisi Tembak Polisi, Brigjen TNI Elphis Rudy Minta Kapolri Jangan Kalah Lawan AKP Dadang |
![]() |
---|