Timnas Indonesia Vs Arab Saudi
Korban STY Bertambah? Arab Saudi OTW Susul Nasib Eks Australia-Vietnam usai Dilibas Timnas Indonesia
Pelatih Arab Saudi kans nyusul eks Vietnam dan Australia yang jadi korban tuah magis Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
Editor: auliamajd
TRIBUNWOW.COM - Buntut kalah dari Timnas Indonesia, pelatih Arab Saudi kans bernasib sama seperti korban-korban tuah magis dari Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia dan Arab Saudi baru saja bertemu di lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Bermain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Selasa (21/11) malam, Timnas Indonesia berhasil memetik kemenangan perdana saat bertemu Arab Saudi.
Baca juga: Sosok Rizky Ridho: Konsisten di Timnas Indonesia hingga Disarankan ke Eredivisie, Persija Ikhlas?
Timnas Indonesia berhasil menang dengan skor cukup meyakinkan, yakni 2-0.
Gol kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi dicetak oleh Marselino Ferdinan.
Marselino Ferdinan berhasil mencetak gol di menit ke-32 dan 57 sekaligus menjadi pemain terbaik Timnas Indonesia atas Arab Saudi.
Buntutnya, Timnas Indonesia kini mengoleksi enam poin dari enam laga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Di sisi lain, Timnas Indonesia berhasil menjaga asa untuk lolos ke Piala Dunia 2026 berkat kemenangan atas Arab Saudi tersebut.
Arab Saudi yang baru saja kalah dari Timnas Indonesia tersebut kans menjadi korban terbaru tuah magis dari Shin Tae-yong.

Baca juga: Jumlah Poin FIFA yang Didapat Timnas Indonesia jika Juara Piala AFF 2024, Ada 8 Laga sampai FInal
Mengingat, beberapa negara ternyata memecat pelatihnya setelah kalah dari Timnas Indonesia.
Pelatih Arab Saudi, Herve Renard ternyata mendapat desakan untuk mundur dari jabatannya setelah kalah dari Timnas Indonesia.
Desakan mundur Herve Renard tersebut diutarakan oleh para suporter maupun petinggi dari Arab Saudi.
Melansir dari Alsaudia356, pengamat sepak bola Arab Saudi Al Qaws meminta Herve Renard untuk mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kekalahan dari Timnas Indonesia.
"Mengambil tanggung jawab tidak hanya sekedar berbicara karena itu," ujar Al Qaws dikutip dari Al Saudia 365.
"Bukan 'keberanian di media' semata."