Breaking News:

Profil

Sosok Widodo Cahyono Putro: Juru Taktik Madura United Potensi Didepak setelah Dibungkam Persis Solo

Inilah profil Widodo Cahyono Putro, pelatih Madura United tengah panen kritikan K-Conk Mania hingga potensi didepak seusai kalah melawan Persis Solo.

Penulis: ElfanNugg
Editor: Rekarinta Vintoko
Instagram @maduraunited.fc
Kolase foto Widodo Cahyono Putro saat menjadi pelatih Madura United. Terkini, inilah profil Widodo Cahyono Putro, pelatih Madura United yang tengah panen kritikan K-Conk Mania hingga potensi didepak seusai kalah dari Persis Solo dalam pekan keempat Liga 1 musim 2024/2025 pada Jumat (13/9/2024) di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. 

TRIBUNWOW.COM - Berikut profil Widodo Cahyono Putro, pelatih Madura United yang tengah panen kritikan hingga potensi didepak seusai kalah dari Persis Solo.

Madura United telah melakukan pertandingan melawan Persis Solo dalam perhelatan pekan keempat Liga 1 musim 2024/2025.

Duel keduanya berlangsung pada Jumat (13/9/2024) di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Profil Igor Rodrigues: Tembok Terakhir Persita Kokoh Tanpa Kebobolan, Persebaya Wajib Siaga

Skuad berjuluk Laskar Sapeh Kerrab itu harus rela menelan kekalahan pahit atas Persis Solo dengan skor 4-0.

Menilik klasemen sementara Liga 1 2024/2025, Madura United berada di posisi kedua terbawah, yakni pada peringkat ke-18.

Puasa kemenangan selama empat laga yang telah dilakoni, membuat Madura United hanya mengantongi satu poin saja atas Malut United di pekan pertama.

Terlebih, Persi Solo sukses memberikan kekalahan telak pada Madura United semalam.

Empat gol yang dicetak oleh para penggawa Persis Solo terjadi selama babak kedua berlangsung.

Moussa Sidibe diketahui berhasil mencetak brace pada menit ke-54 dan 89.

Sementara dua gol lainnya diloloskan oleh Ramadhan Sanana dan Ricardo de Lima.

Baca juga: Semen Padang Ganti Pelatih, PSS-Madura United Next? Bumi Sembada-Pulau Garam Masih Puasa Kemenangan

Kekalahan beruntun yang dikantongi Madura United lantas membuat K-Conk Mania (nama penggemar Madura United) murka atas hasil kinerja buruk dari sang pelatih, yakni Widodo Cahyono Putro.

Melalui unggahan Instagram @maduraunited.fc yang menampilkan hasil pertandingan kontra Persis Solo pada Jumat (13/9/2024), K-Conk Mania ramai-ramai meninggalkan komentar negatif untuk Widodo Cahyono Putro (WCP).

"WCP masih punya muka?," tulis akun @sijaholil.

"Salah passing, koordinasi lini belakang amburadul, lini tengah mati kutu sering kehilangan bola, jarak pemain terlalu melebar, lini depan sering kehidalangan bola, apakah masih mau nunggu sampai 3 pertandingan lahi untuk #wpcout, ok saya tunggu keputusan dari management," jelas pengguna akun @youmam_camelo.

"#wpcout," unggah @firmanwahyudi_11.

"masa ga malu wakil afc kaya gini hadeh #wpcout," tulis akun @kvinabdllah.

Komentar dengan tagar #wpcout semakin banyak dikirimkan oleh K-Conk Mania atas kekecewaannya terhadap taktik Widodo Cahyono Putro.

Pasalnya, tiga kekalahan beruntun telah dialami oleh Madura United.

Sebelum dibungkam oleh Persis Solo, Skuad Laskar Sapeh Kerrab telah terlebih dahulu menanggung malu dengan perolehan skor 0-1 atas Persita Tangerang pada pekan ketiga Liga 1 2024/2025.

Sementara pada pekan kedua, PS Barito Putera juga sukses mengantongi kemenangan atas Madura United dengan skor tipis 0-1.

Tren negatif yang dicatatkan Madura United sangat berpotensi untuk mendepak sang pelatih.

Seperti halnya Semen Padang yang langsung mengambil tindakan cepat seusai kalah dari Malut United pada pekan keempat untuk mendepak sang pelatih, yakni Hendri Susilo.

Hal serupa sangat mungkin terjadi bagi Widodo Cahyono Putro apabila tidak ada perubahan positif untuk permainan Madura United.

Baca juga: Hasil Akhir Persis Solo Vs Madura United: Moussa Sidibe Cetak Brace, Sambernyawa Pesta Gol 4-0

Lantas siapakah sosok Widodo Cahyono Putro?

Widodo Cahyono Putro merupakan seorang pelatih sepak bola profesional yang berasal dari Cilacap, Jawa Tengah.

Lahir pada 8 November 1970, pelatih yang kerap disapa WCP itu kini genap berusia 53 tahun.

Sebelum berkarier sebagai seorang pelatih, Widodo Cahyono Putro diketahui telah terlebih dahulu mencicipi karier di lapangan hijau sebagai seorang pemain sepak bola.

Warna Agung menjadi tim pertama yang dilakoni oleh Widodo Cahyono Putro sebagai seorang pemain sepak bola.

Widodo Cahyono Putro bergabung dengan Warna Agung pada 1 Juli 1990.

Kemudian pada 1 Juli 1994, WCP mulai bergabung dengan Petrokimia Putra.

Setelahnya, pada 1 Juli 1998, dirinya memilih untuk hengkang dan mulai merumput bersama Persija Jakarta.

Musim 2002/2003, Widodo Cahyono Putro kembali pulang menuju Petrokimia Putra.

Barulah pada 1 Juli 2004, Widodo Cahyono Putro resmi pensiun dari kariernya sebagai seorang pemain sepak bola.

Seusai puas menjadi seorang pemain sepak bola, Widodo Cahyono Putro memutuskan untuk memulai karier kepelatihannya paa musim 2009/2010 dengan menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia.

Musim 2011/2012 hingga 2015/2016, Widodo Cahyono Putro sempat mencicipi pengalaman menjadi seorang asisten pelatih Timnas Olympic Indonesia.

Bersama Gresik United, Widodo Cahyono Putro untuk pertama kalinya dipercaya menjadi seorang pelatih kepala.

Karier kepelatihan Widodo Cahyono Putro untuk Skuad Laskar Joko Samudro berlangsung sejak 3 April 2013 hingga 31 Desember 2013.

Kemudian pada 1 Januari 2014, Widodo Cahyono Putro kembali dipanggil untuk menjadi pelatih kepala Timnas Olympic Indonesia.

Pada musim 2015/2016, pelatih berusia 53 tahun itu kembali meracik taktik untuk Gresik United.

Setelah hengkang dari Gresik United, Widodo Cahyono Putro mulai menahkodai satu di antara klub Liga 2 Indonesia, yakni Sriwijaya FC.

Bali United menjadi klub Liga 1 Indonesia pertama yang menggunakan jasa pelatih Widodo Cahyono Putro.

Seusai satu musim menjadi juru taktik skuad berjuluk Serdadu Tridatu itu, Widodo Cahyono Putro hijrah menuju Persita Tangerang.

Tak hanya sampai di situ, karier kepelatihan Widodo Cahyono Putro terus berlanjut dan mulai menjajal untuk menahkodai Bhayangkara FC.

Kemudian pada musim 2023/2024, Widodo Cahyono Putro diketahui sempat menjadi juru taktik bagi klub kebanggaan Deltamania (nama penggemar Deltras FC) itu.

Sebelum bergabung dengan Madura United, Widodo Cahyono Putro telah terlebih dahulu menjadi pelatih bagi Skuad Singo Edan alias Arema FC.

Barulah pada 1 Juli 2024, Widodo Cahyono Putro resmi menjadi seorang pelatih kepala bagi skuad berjuluk Laskar Sapeh Kerrab itu.

Karier Widodo Cahyono Putro bersama Madura United terbilang cukup buruk, sebab dirinya belum mampu memberikan kemenangan bagi Madura United selama perhelatan Liga 1 2024/2025.

Tren negatif itu lantas menyulut api amarah dari K-Conk Mania hingga meminta Widodo Cahyono Putro untuk segera meninggalkan klub.

Menarik dinantikan apakah Widodo Cahyono Putro akan bernasib sama seperti Hendro Susilo atau akan tetap dipertahankan untuk meracik taktik bagi Madura United?

Berikut merupakan profil, karier kepelatihan hingga riwayat transfer Widodo Cahyono Putro ketika masih menjadi seorang pemain sepak bola.

Baca juga: Tuah Kapten Baru Persis Solo: Eduardo Kunde Kokoh dan Lepas 47 Umpan, Madura Jadi Frustasi Cetak Gol

Profil Widodo Cahyono Putro

Nama                                                               : Widodo Cahyono Putro

Tempat lahir                                                   : Cilacap, Jawa Tengah

Tanggal lahir                                                   : 8 November 1970 (53 tahun)

Kewarganegaraan                                          : Indonesia

Periode rataan sebagai pelatih                    : 0,98 tahun

Lisensi Kepelatihan                                        : Lisensi Pro Kontinental

Formasi yang disukai                                     : 4-3-3 Defending

Media sosial                                                     : Instagram @widodocp7

Karier Kepelatihan Widodo Cahyono Putro

1. Asisten Pelatih Timnas Indonesia (1 Januari 2010 - 1 November 2015)

2. Asisten Pelatih Timnas Olympic Indonesia (1 Januari 2012 - 1 November 2015)

3. Pelatih Kepala Gresik United (3 April 2013 - 31 Desember 2013)

4. Pelatih Kepala Timnas Olympic Indonesia (1 Januari 2014 - 1 Mei 2015)

5. Pelatih Kepala Gresik United (1 November 2015 - 1 April 2016)

6. Pelatih Kepala Sriwijaya FC (8 April 2016 - 31 Desember 2016)

7. Pelatih Kepala Bali United (10 Mei 2017 - 29 November 2018)

8. Pelatih Kepala Persita Tangerang (18 Januari 2019 - 31 Maret 2022)

9. Pelatih Kepala Bhayangkara FC (10 Mei 2022 - 4 Februari 2023)

10. Pelati Kepala Deltras FC (7 Juli 2023 - 9 Februari 2024)

11. Pelatih Kepala Arema FC (9 Februari 2024 - 4 Juni 2024)

12. Pelatih Kepala Madura United (1 Juli 2024)

Riwayat Transfer Widodo Cahyono Putro Sebagai Pemain Sepak Bola

1. Warna Agung (1 Juli 1990)

2. Petrokimia (1 Juli 1994)

3. Persija Jakarta (1 Juli 1998)

4. Petrokimia (1 Juli 2002)

5. Pensiun (1 Juli 2004).

(Magang TribunWow.com/Afidati Lelani)

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News.

Tags:
Widodo Cahyono PutroMadura UnitedPersis SoloProfilLiga 1
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved