Breaking News:

Pilkada 2024

Anies Kalah di Pilpres dan Gagal Maju Pilkada, Pengamat Sarankan Contoh Prabowo Bikin Partai Sendiri

Kegagalan Anies Baswedan untuk maju di Pilgub 2024 membuat sejumlah pihak menyarankan mantan gubernur Jakarta itu agar mendirikan partai politik.

YouTube KPU
Momen saat Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dalam debat ketiga Pilpres 2024, Minggu (7/1/2024). Terbaru, pengamat menyarankan Anies Baswedan mencontoh Prabowo Subianto untuk mendirikan partai sendiri, imbas gagalnya Anies di Pilpres 2024, serta tak ada yang mengusung di Pilkada 2024. 

"Pak anies sudah punya segalanya ketokohan, jejaring punya," kata Adi.

Dirinya lalu memberikan contoh tokoh yang mendirikan partai dan merawat mimpinya menjadi presiden.

Seperti Prabowo yang mendirikan Gerindra, Wiranto yang membuat Hanura dan Surya Paloh yang hengkang dari Golkar dan membentuk NasDem.

"Mereka tokoh-tokoh yang malang melintang di politik dan mereka ingin merawat dirinya jadi presiden," ujarnya.

"Prabowo adalah contoh yang komprehensif untuk jadi presiden yang luar biasa panjang perjalanannya, keluar dari konvensi Golkar 2004 baru di tahun 2024 jadi presiden butuh waktu lebih dari 20 tahun jadi presiden. Bikin partai babak belur kalah berulang-ulang. Jadi jangan dilihat prabowo itu hari ini, buah manisnya yang bisa dinikmati oleh Partai Gerindra," kata Adi.

Dalam acara yang sama, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman balik pertanya ke Anis soal partai mana yang tersandera?

"Saya bertanya sebaliknya 'Adakah partai politik yang tersandera?'" ucap Habiburokhman.

Habiburokhman menilai, pertanyaan yang sesuai dengan konteks hukum adalah dengan menanyakan pertanyaan positif.

Adapun pertanyaan yang negatif tidak akan bisa terjawab karena tidak bisa dibuktikan.

"Kalau pertanyaan positif 'Apakah ada yang tersandera?' tinggal ditunjuk yang mana ya kan? lalu dibuktikan, itu dialektika dialog yang menurut saya lazim," kata dia.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sindiran dari Anies tersebut merupakan stigma pribadi Anies lantaran tidak ada parpol yang mengusungnya.

"Kalau Pak Prabowo sampaikan 'silakan rakyat yang menilai'. Saya enggak salahkan Pak Anies ya, tapi saya punya sudut pandang yang berbeda. Nanti silakan rakyat yang menilai yang mana yang tepat," tuturnya.

Lebih lanjut, Habiburrokhman meminta kepada Anies untuk tidak terjebak dalam gimik.

Baca juga: Terungkap Alasan PDIP Batal Usung Anies Baswedan di Pilkada 2024, Bukan karena Sosok Mulyono

"Saya melihat Pak Anies ini sosok muda punya idealism ya, masa depan politiknya ini masih amat panjang."

"Kalau boleh saya sampaikan sedikit saran ya, hindari terlalu lama terjebak pada hal-hal yang terlalu gimik begitu, sandera-menyandera," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Anies BaswedanPilkadaPrabowo SubiantoAdi PrayitnoJakartaPilpres 2024
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved