Breaking News:

Kilas Peristiwa

Kilas Peristiwa: Menilik Kekuatan Tempur Houthi Yaman yang Mampu Jatuhkan Drone Canggih MQ9 Milik AS

Sepak terjang kelompok Houthi Yaman, atau Ansarullah yang berhasil menumbangkan pesawat nirawak canggih MQ9 Reaper milik Amerika Serikat.

Kerjasama politik dan keamanan itu melahirkan dukungan senjata ke kedua Yaman, termasuk rudal balistik canggih, pertahanan pantai, antitank, dan teknologi rudal anti-udara.

Kelompok militer Houthi sukses memaksimalkan kemampuan persenjataan lama dari era perang dingin itu di medan tempur Yaman yang sangat terbuka.

Baca juga: Kilas Peristiwa: Sosok Joni, si Pemanjat Tiang Bendera Upacara Kemerdekaan yang Dijanjikan Lolos TNI

Houthi bahkan menemukan cara mengubah jenis bahan bakar rudal anti-pesawat era Soviet, dari bahan bakar propelan yang rumit, menjadi bakar minyak tanah murni yang mudah diproduksi.

Inovasi dan modifikasi ini tidak dilakukan Houthi sendirian.

Setelah Soviet bubar, koneksi Yaman ke Rusia relatif terbatas.

Tapi Houthi memiliki kedekatan dengan Iran, yang jauh lebih ahli di bidang pengembangan senjata.

Iran juga sebagian menguasai teknologi senjata eks Soviet.

Secara rahasia, para ahli senjata Iran membantu Houthi mengembangkan rudal-rudal baru khusus untuk target kapal laut.

Teheran juga membantu Houthi mengembangkan drone-drone intai maupun drone penyerang, serta sistem rudal balistik jarak jauh.

Drone Houthi yang menembus Tel Aviv dan rudal balistik Yaman yang menghantam kota Eilat Israel adalah petunjuk kuat, ada kekuatan yang memberi bantuan teknologi pemandu dan penginderaan jarak jauh.

Sejak lama, petempur infantri Houthi atau Ansharullah Yaman dikenal sebagai para pejuang bersandal jepit, bersarung, dan menggendong tas ransel perbekalan.

Meski begitu, mereka tergolong para prajurit yang tidak hanya memahami teknologi barat, taktik barat, dan tahu cara menghadapinya dengan biaya sangat rendah.

Meremehkan Houthi akan menjadi kesalahan besar, dan itu yang sedang terjadi.

Pentagon umumnya menunjukkan kecenderungan berbahaya untuk meremehkan musuh-musuhnya.

Akhirnya koalisi Arab gagal menundukkan Houthi, dan barat pun susah payah menghadapi perlawanan mereka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Video
Tags:
HouthiYamanAmerika SerikatDroneIsmail Haniyeh
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved