Perang Israel Vs Hamas
Di Luar Nalar, Israel akan Pakai Kelaparan 2 Juta Warga Gaza sebagai Senjata, Justru Sebut Bermoral
Di luar logika dan kemanusiaan, Israel bakal menempuh jalur genosida untuk memulangkan warga mereka yang dijadikan sandera.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Di luar logika dan kemanusiaan, Israel bakal menempuh jalur genosida untuk memulangkan warga mereka yang dijadikan sandera.
Target yang bakal mereka genosida adalah 2 juta warga Gaza, di mana mereka akan dibuat mati kelaparan sampai tawanan Israel dibebaskan.
Lebih di luar akal, Israel justru mengaku tindakan mereka mungkin dibenarkan dan bermoral, meski sadar akan mendapat perlawanan dari dunia.
Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich.
Baca juga: Israel Ketar-ketir, Iran Susun Skenario Balas Dendam atas Kematian Ismail Haniyeh: Tak Dapat Dibaca
Menteri sayap kanan itu berpendapat bahwa kelaparan adalah jalan keluar terbaik daripada pertukaran tahanan dan kesepakatan gencatan senjata untuk memulangkan tawanan Israel yang ditahan di Jalur Gaza.
Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengatakan pada tanggal 5 Agustus bahwa ia menganggap dibenarkan dan bermoral untuk membiarkan dua juta warga sipil di Gaza mati kelaparan.
Sehingga tawanan Israel dikembalikan, namun masyarakat internasional menghalangi jalan Israel.
Menteri sayap kanan Israel itu mengklaim bahwa Tel Aviv tidak punya pilihan lain selain mengirimkan bantuan ke Jalur Gaza selama konferensi yang diselenggarakan oleh Israel Hayom.
“Dalam realitas global saat ini, kita tidak bisa mengelola perang. Tidak seorang pun akan membiarkan kita menyebabkan dua juta warga sipil mati kelaparan, meskipun itu mungkin dibenarkan dan bermoral, sampai para sandera kita dikembalikan.”
Smotrich mendukung penggunaan kelaparan sebagai ganti pertukaran tahanan dan negosiasi gencatan senjata.
Ia juga menegaskan kembali penolakannya untuk membebaskan warga Palestina di penjara Israel sebagai ganti tawanan di Gaza dan dukungannya terhadap Israel yang membangun kembali jalur tersebut.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan bahwa pemukiman kembali Gaza tidak realistis , yang membuat marah sekutu sayap kanannya.
Smotrich dan Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir telah menjadi pusat kontroversi sejak mereka naik ke tampuk kekuasaan setelah pemilihan umum November 2022 di Israel, ketika Partai Zionis Religius mereka bergabung dengan koalisi berkuasa Netanyahu.
Pada bulan Juni, militer Israel secara diam-diam mentransfer kewenangan hukum yang substansial di Tepi Barat yang diduduki kepada pegawai negeri sipil pro-pemukim yang bekerja di bawah Smotrich, yang pada dasarnya akan mempercepat aneksasi wilayah Palestina.
Smotrich sebelumnya juga menyerukan penghancuran Gaza, pembersihan etnis warga Palestina dari jalur tersebut, dan aneksasinya juga.
Baca juga: Update Perang Lawan Israel: Iran Siapkan Serangan Balas Dendam, AS Mulai Cari Sekutu Bantu Zionis
Menteri Israel: Kematian 2 juta warga Gaza akibat kelaparan mungkin dibenarkan
Sumber: Tribunnews.com
Hamas akan Nyatakan Kemenangan dalam Perang Gaza Lawan Israel setelah Kesepakatan Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Tentara Israel IDF Diklaim Alami Rugi Besar di Jabalia, Disebut Lakukan Serangan Tanpa Arah |
![]() |
---|
Kegagalan Intelijen Israel pada 7 Oktober Buktikan Hamas Sulit Disusupi |
![]() |
---|
Ali Khamenei Sebut Tak Butuh Pasukan Proksi: Pejuang Perlawanan Bertempur atas Keyakinan Sendiri |
![]() |
---|
Ali Khamenei Tegas Teheran Katakan Tidak Butuh Pasukan Proksi seperti Hizbullah-Houthi |
![]() |
---|