Terkini Nasional
Beasiswa Martabe Prestasi Buat Gelar Sarjanaku Bukan Sekadar Angan dan Mimpi
Berkat adanya Beasiswa Martabe Prestasi, kuliah kini bukan sekadar hanya ada di angan dan mimpi saja namun bisa terealisasi.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - "Alhamdulilah lulus tiga tahapan beasiswa Martabe Prestasi," seru Tri Pujiati kala itu saat dirinya dinyatakan lolos seleksi Beasiswa Martabe Prestasi.
Saat ini, banyak generasi Z yang bingung dan enggan melanjutkan studinya ke jenjang perkuliahan.
Faktor finansial jadi alasan utama yang sering dicetuskan mengapa mereka tak mau melanjutkan pendidikannya.
Akan tetapi, keluhan itu tak berlaku bagi mahasiswi salah satu universitas negeri di Sumatera Utara, Tri Pujiati.
Tri Pujiati mampu melawan rasa takutnya untuk keluar dari zona nyaman.
Ia tak patah arang untuk terus berani mencoba demi wujudkan angan-angannya duduk di bangku perkuliahan.
Keluarganya yang hidup dalam kesederhanaan membuat Tri Pujiati terlecut untuk bisa mendapatkan beasiswa demi realisasikan gelar sarjana yang sangat ia damba-dambakan.
Ia mengaku tak tega jika harus menambah beban kedua orang tuanya dengan memaksakan diri berkuliah lewat jalur biaya mandiri.
Mengingat, pada waktu itu, di saat yang bersamaan, dua saudaranya juga tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Kondisi itulah yang membuat Tri Pujiati semakin termotivasi untuk bisa mendapatkan beasiswa.
Hingga pada akhirnya, kesempatan Tri Pujiati berkuliah datang dari program Beasiswa Martabe Prestasi yang diselenggarakan oleh PT Agincourt Resources (PTAR).
"Saya berasal dari keluarga sederhana. Kami ada tiga bersaudara dan ketiganya menempuh perguruan tinggi. Saat saya masuk kuliah kakak saya lagi sibuk skripsi sehingga banyak pengeluaran orangtua," jelas Tri Pujiati kepada TribunWow.com, Selasa (23/4/2024).
"Sehingga, niat saya dan orang tua kuat untuk mengikuti Beasiswa Martabe Prestasi ini. Dan Alhamdulillah saya lulus dan ini sangat membantu ya apalagi saya merantau dari kabupaten Tapanuli Selatan ke Kota Medan," lanjutnya.
Tri Pujiati mengaku mendapatkan informasi terkait Beasiswa Martabe Prestasi dari sang kakak yang kebetulan juga penerima beasiswa di tahun sebelumnya.
Saat itu, peruntungannya pun coba dimulai saat ia duduk di bangku kuliah semester dua.
"Tahu Beasiswa Martabe Prestasi dibawah naungan PT Agincourt Resources dari kakak saya yang sebelumnya juga penerima beasiswa di sini. Beasiswa Ini kan buka setiap tahunnya, saat itu saya semester 2 dan dapatnya di tahun 2021," ungkapnya.
Wanita asli Batangtoru itu menjelaskan tahapan proses seleksi Beasiswa Martabe Prestasi yang terbilang mudah.
"Sebelum pendaftaran biasanya beasiswa ini ada sosialisasi melalui zoom dan saya mengikutinya. Karena semua persyaratan beasiswa bisa saya penuhi akhirnya langsung mendaftar setelah semua dokumen telah selesai. Beasiswa ini ada 3 tahapan, yang pertama seleksi berkas, kedua survei ke alamat pendaftar, dan terakhir wawancara," jelas Tri Pujiati.
Setelah lulus tahapan seleksi, berbagai macam manfaat pun turut ia rasakan.
Baik dari segi biaya kuliah yang sudah terhandel sampai semester akhir hingga tersedianya fasilitas pengembangan diri seperti ikut serta dalam kegiatan webinar.
Di mana, kegiatan webinar itu kerap mengangkat tema tentang isu-isu terkini yang dialami oleh Gen Z seperti yang ia kerap alami.
"Pertama finansial yang lumayan untuk membantu biaya perkuliahan sampai semester akhir atau 8. Selain itu, beasiswa Martabe Prestasi juga sering buat webinar yang mengangkat tema yang relate sama kita generasi z dan selalu mengundang pemateri yang expert dibidangnya," jelasnya.
Selain itu, ada juga wadah organisasi bagi para penerima Beasiswa Martabe Prestasi yang diisi oleh siswa SMA dan juga para mahasiswa.
Tujuan adanya organisasi itu tak lain diperuntukkan guna memberikan sumbangsih nyata demi kemajuan daerah.
"Kemudian kita juga ada struktur pengurus beasiswa ini tentunya di sini kita bisa belajar kerja sama dengan tim. Dan pastinya, di Martabe Prestasi nambah relasi dari mahasiswa berbagai kampus dari Sumatera sampai ke pulau Jawa," ungkapnya.
Lebih lanjut, Tri Pujiati juga mengajak kepada adik-adiknya untuk berani keluar dari zona nyaman dan bergegas untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Ambil kesempatan yang ada, terutama kesempatan untuk bisa mendapatkan program beasiswa.
"Dengan adanya beasiswa Martabe Prestasi ini sangat membantu kita dalam segi finansial maupun ilmu ya. Untuk generasi z sebenarnya gada alasan gak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena saat ini udah banyak beasiswa yang bisa mensupport kita."
"Yang saya lihat, hadirnya beasiswa Martabe Prestasi ini berdampak pada peningkatan pendidikan di sekitar Tapanuli Selatan dan dapat meringankan para siswa atau mahasiswa yang ragu untuk melanjutkan pendidikan," pungkasnya.
Kontribusi Sektor Tambang dalam Memajukan Bidang Pendidikan
Beasiswa Martabe Prestasi pertama kali diluncurkan pada tahun 2017.
Awalnya, program Beasiswa Martabe Prestasi bernama Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan.
Dengan tujuan, menyediakan penghargaan berupa bantuan pendidikan kepada siswa dan mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera.
Sejak 2017, program Beasiswa Martabe Prestasi telah membantu sebanyak 1.634 siswa dan mahasiswa dengan total anggaran yang disalurkan mencapai Rp 8,4 Miliar.
General Manager Operations PTAR Rahmat Lubis dalam sambutan yang ia sampaikan pada penganugerahaan beasiswa tahun pelajara 2023/2024 mengatakan komitmen dari PTAR untuk siap membantu masyarakat untuk bisa mendapatkan pelayanan pendidikan setinggi-tingginya.
“Sebagai pengelola Tambang Emas Martabe yang beroperasi di Kecamatan Batangtoru, pendidikan merupakan sektor pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang penting bagi PTAR. Kami ingin berkontribusi untuk memastikan generasi penerus memiliki pendidikan yang tinggi."
"Jadi, jangan khawatir soal ekonomi, PTAR siap membantu Anda bersekolah setinggi-tingginya. Berani untuk memiliki cita-cita yang tinggi, agar bisa berguna bagi kemajuan Batangtoru, Tapanuli Selatan, dan Indonesia," beber Rahmat Lubis dalam siaran pers yang dikutip TribunWow.com dari laman resmi agincourtresources.com.
Pembuktian komitmen itu juga disampaikan oleh Senior Manager Community PTAR Christine Pepah.
Christine merinci siswa dan mahasiswa yang mendapatkan Beasiswa Martabe Prestasi pada tahun ajaran 2023/2024 lalu.
"Pemberian Beasiswa Martabe Prestasi pada tahun ini untuk kategori Penghargaan Prestasi Akademis (PPA) tingkat Sekolah Dasar (SD) 100 siswa dan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) 55 siswa, kategori Penghargaan Prestasi Berkelanjutan (PPB) reguler tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat sebanyak 30 siswa dan PPB Khusus tingkat SMA unggulan 10 siswa."
"Untuk kategori PPB jenjang D3 dan S1 perguruan tinggi negeri dan swasta di wilayah Tapanuli bagian Selatan (Tabagsel) sebanyak 15 siswa, serta Perguruan Tinggi Negeri (PTN) skala nasional (luar wilayah Tabagsel) sebanyak 50 siswa."
"Tak hanya itu, 20 siswa mendapatkan beasiswa kategori PPB jenjang S1 di PTN unggulan skala nasional dan 3 siswa mendapatkan beasiswa kategori PPB Khusus di Politenik Astra," jelas Christine menyampaikan rincian para penerima beasiswa.
Ia juga turut menjelaskan soal awal mula cakupan daerah penerima Beasiswa Martabe Prestasi yang saat itu masihb terfokuskan di dua kecamatan saja yakni Batangtoru dan Muara Batangtoru.
Seiring berjalannya waktu, skala cakupan penerima itu pun diperluas meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan dan terkini di Kota Padangsidimpuan.
“Pada awalnya, program ini hanya meliputi dua kecamatan, yakni Batangtoru dan Muara Batangtoru. Dengan semangat perubahan, mulai tahun 2022, cakupan penerima manfaat untuk tingkat SMA dan perguruan tinggi diperluas meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, dan pada tahun ini kategori PPB Khusus di PTN Unggulan skala Nasional mencakup juga Kota Padangsidimpuan," pungkasnya.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Martabe-Prestasi-dan-Tri-Pujiati-23.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.