Pilpres 2024
Kata 5 Parpol soal Jatah Menteri Kabinet Prabowo-Gibran, dari PAN, NasDem, PKB, PBB, Golkar
Koalisi Indonesia Maju atau KIM semakin besar seusai PKB dan Partai NasDem menyatakan dukungannya untuk Prabowo-Gibran.
Editor: Rekarinta Vintoko
"Karena mencari teman ketika susah itu sulit. Nah, PAN itu salah satu yang setia. Di kala susah, PAN itu selalu bersama Pak Prabowo. Tapi kalau teman di waktu senang banyak kata Pak Prabowo," imbuhnya.
2. PSI Belum Dapat Tawaran
Di sisi lain, PSI mengaku belum mendapat tawaran kursi menteri di kabinet Prabowo-Gibran.
Partai yang diketuai Kaesang Pangarep itu merupakan satu di antara partai pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Meski belum mendapat tawaran jatah menteri, PSI menegaskan masih menjalin komunikasi dengan Prabowo-Gibran hingga kini.
"Belum ada, belum ada, tapi komunikasi politik silaturahim terus berjalan dengan baik," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI, Raja Juli saat ditemui di sebuah hotel di bilangan Menteng, Jakarta, Jumat (26/4/2024).
Raja Juli menyebut PSI sadar betul kapasitas partainya untuk mendapat jatah menteri.
Menurutnya, PSI enggan memaksakan Prabowo untuk memberikan jatah menteri.
"Kami tahu ukuran baju, tahu kapasitas, jadi semuanya kami serahkan kepada Pak Prabowo, mungkin juga dengan Mas Gibran untuk berdiskusi format kabinet apa yang ideal untuk mereka," jelas dia.
"Mereka yang mengetahui kriteria pembantunya, yang namanya menteri. Nah, sekali lagi itu adalah hak prerogatif Pak Prabowo."
Meski begitu, Raja Juli menegaskan PSI akan siap jika suatu saat diminta mengisi jabatan menteri atau wakil menteri di kabinet Prabowo-Gibran.
Baca juga: Nasdem-PKB Dukung Prabowo-Gibran, Golkar, PAN, hingga PBB Buka Suara soal Jatah Kursi Menteri
3. Kekhawatiran PBB
Berbeda dari PSI, PBB merasa khawatir jatah menteri KIM berkurang setelah NasDem dan PKB memutuskan bergabung dalam koalisi.
Padahal, PBB sejak awal sudah bekerja keras untuk memenangkan Prabowo-Gibran.
Hal itu diungkap Ketua Majelis Syuro PBB, Masrur Anhar sata ditemui di kantor PBB, Jakarta, pada Jumat (26/4/2024) lalu.
Sumber: Tribunnews.com
Sapa 3 Partai Pendukung Ganjar-Mahfud, Megawati Sebut Tak Ada Koalisi dan Oposisi: Kerjasama |
![]() |
---|
Anies Baswedan Kaget Dirinya Cetak Sejarah dengan Datang ke Agenda Penetapan Presiden Terpilih |
![]() |
---|
Momen Jokowi Kenalkan Prabowo saat Membuka World Water Forum di Depan Para Negara Delegasi |
![]() |
---|
Reaksi 2 Kepala Negara saat Prabowo Kenalkan Gibran sebagai Wakil Presiden Terpilih: Sangat Muda |
![]() |
---|
2 Faktor Penyebab Prabowo dan Megawati Tak Kunjung Bertemu seusai Pilpres 2024 Menurut Pengamat |
![]() |
---|