Liga 1
Kena Comeback dari Dewa United, PSS Kena Sorot Tajam, BCS-Slemania Kritik Keputusan Risto Vidakovic
Kekalahan PSS Sleman dari Dewa United di pekan ke-32 Liga 1 2023 mendapat sorotan tajam dari BCS dan Slemania.
Penulis: Aulia Majid
Editor: Lailatun Niqmah
Namun, hanya bermain dalam waktu tujuh menit waktu normal saja ternyata tak cukup untuk Saddam Gaffar membawa PSS Sleman meraih kemenangan atas Dewa United.
"Saddam kok yo ra dilebokne ketmau to, jelas main e apik ngno malah keri le nglebokne," komentar akun @daisyaya***.
"Pergantian yang cukup telat coach," tulis akun @pss_k***.
"Nglebokne saddam yo ra ket mau2, marai emosi," unggah akun @dhealya***.
"RISTO! Kesalahanmu pembacaan situasi di lapangan BURUK! Momen pergantian pemain berakibat FATAL!," ujar akun @aliansyahari***.
Baca juga: Jelang Lawan Dewa United, Sesi Latihan PSS Disorot, BCS-Slemania Kompak Pinta 1 Nama Dicadangkan
Tak Cuma Persija Saja, PSS Sleman dan PSM Makassar Juga Ikutan Terkena Embargo Transfer dari FIFA
Tak cuma Persija Jakarta saja, PSS Sleman dan PSM Makassar kini muncul di daftar tim Liga 1 Indonesia yang dilarang melakukan aktivitas transfer pemain oleh federasi sepak bola tertinggi di dunia, yakni FIFA.
Dilansir TribunWow.com, sebelumnya Persija Jakarta dan tiga tim lain di Liga 2 seperti Persikab Bandung, Sada Sumut FC, dan Persiraja Banda Aceh menjadi tim terbaru dari Indonesia yang mendapat hukuman larangan transfer oleh FIFA selama tiga periode.
Alhasil, Persija Jakarta tak bisa mendaftarkan pemain baru apabila hukuman embargo transfer dari FIFA belum kunjung dicabut.
Namun, baru-baru ini daftar tim di Liga 1 Indonesia yang mendapat larangan transfer dari FIFA bertambah banyak, di mana Persija Jakarta disusul oleh PSM Makassar dan PSS Sleman.
Dilansir TribunWow.com dari laman resmi FIFA pada Selasa, 16 April 2024 diketahui PSS Sleman dan PSM Makassar muncul dalam daftar tim Liga 1 Indonesia yang dilaran melakukan aktivitas transfer selama tiga periode layaknya Persija Jakarta.
PSS Sleman dihukum dilarang melakukan aktivitas transfer per 9 April 2024 lalu.
Sedangkan PSM Makassar mendapati hukuman embargo transfer dari FIFA per 12 April 2024 kemarin.
Praktis, Persija Jakarta, PSS Sleman, dan PSM Makassar belum bisa mendatangkan pemain baru apabila tak kunjung menyelesaikan hukuman transfer dari FIFA yang berlangsung selama tiga periode ke depan.
Jika melihat durasi hukuman yang diberikan FIFA, Persija Jakarta, PSS Sleman, dan PSM Makassar baru bisa melakukan aktivitas mendatangkan pemain lagi pada paruh musim 2025/2026 mendatang.
Belum diketahui apa yang menyebabkan PSS Sleman dan PSM Makassar menyusul Persija Jakarta mendapat hukuman larangan transfer dari FIFA jelang bergulirnya musim 2024/2025 kelak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/BCS-Slemania-Desak-Risto-22.jpg)