Idul Fitri 2024
Viral Khotbah Sholat Idulfitri Singgung Pemilu Curang hingga Bikin Jemaah Pergi, Ini Sosok Khatibnya
Mendengar khotbah khatib yang berbau politik, para jemaah pun langsung bubar, ramai-ramai meninggalkan lokasi Sholat Ied.
Editor: Lailatun Niqmah
Anyway, awal dr khutbah ini premisnya bagus. Kurang lebih, “Kita baru menghadapi peristiwa yg memecah umat. Pemilu” .. tak kira khutbahnya akan menyatukan. Lah malah lebih memecah lagi.”
Unggahan tersebut kemudian viral di media sosial dimana isi ceramah khotib di momen Idul Fitri ini menjadi kurang tepat lantaran membahas Pemilu.
Baca juga: Saat Prabowo Ingatkan Gibran yang Belum Datangi Jokowi namun Malah ke Rumahnya di Hari ke-1 Lebaran
Diketahui dalam video tampak sejumlah jamaah tak hanya memilih untuk membubarkan diri, diantara mereka terdengar berteriak meneriaki khotib yang tengah membacakan ceramahnya.
Video yang merekam jemaah walk out meninggalkan lokasi Salat Idul Fitri atau salat Ied viral di media sosial.
Bukan tanpa alasan, pasalnya jemaah merasa kecewa dengan isi khobat khatib yang malah membahas permasalahan politik.
Netizen yang melihat video tersebut merasa kecewa, pasalnya tak seharusnya seorang khatib membahas masalah politik.
"Tau kan yang khotbah pendukung mana?"
"Sekalipun benar, khotibnya KETERLALUAN"
"Duh idul fitri loh ini tad"
"Parah sih di hari raya malah masih menjelekan presiden pantas lah di tinggal rakyat sudah pintar"
"Khotbah bknnya membawa perdamaian malah ujaran kebencian"
Penelusuran Kemenag Bantul
Kepala Kantor Kemenag Bantul, Ahmad Shidqi mengatakan, langsung menelusuri kebenaran video viral tersebut.
Dari hasil penelusuran, khatib merupakan seorang akademisi di salah satu perguruan tinggi.
Dari hasil laporan KUA Banguntapan, panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) di Tamanan meminta khatib dari seorang akademisi, namun materi khotbah bukan permintaan PHBI.
Selanjutnya, sebagian jemaah tersebut pergi meninggalkan lapangan, setelah menyimak materi khutbah yang menyitir salah satu ayat Al Quran dikaitkan dengan kecurangan pemilu.
Sumber: Tribunnews.com
Apakah Niat Puasa Qadha Ramadhan dan Puasa Syawal Boleh Digabung? Begini Jawaban Buya Yahya |
![]() |
---|
Batas Akhir Puasa Syawal 2024, Dilengkapi Tata Cara dan Bacaan Niatnya |
![]() |
---|
Apakah Puasa Syawal Harus Dilakukan 6 Hari secara Beruntun? Apakah Boleh jika Tidak Berurutan? |
![]() |
---|
Kecelakaan Beruntun Libatkan 3 Mobil di Tol Cipali pada Senin Pagi, 1 Orang Tewas, 2 Luka Ringan |
![]() |
---|
Arus Balik Lebaran 2024 Senin 15 April: One Way Kalikangkung-Cipali, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek |
![]() |
---|