Puasa Ramadhan 2024
Jangan Keliru, Begini Tata Cara dan Niat Mandi Wajib bagi Suami Istri, Boleh Dilakukan setelah Sahur
Berikut ini tata cara mandi wajib atau mandi junub bagi pria dan wanita setelah melakukan hubungan suami istri saat Ramadhan.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Berikut ini tata cara mandi wajib atau mandi junub bagi pria dan wanita setelah melakukan hubungan suami istri saat bulan Puasa Ramadhan 2024.
Mandi junub ini wajib dilakukan untuk menyucikan diri dari hadast besar agar bisa kembali beribadah seperti sholat hingga tawaf.
Tata Cara Mandi Wajib setelah Berhubungan Suami Istri
Baca juga: Saat Ramadhan, Apakah Boleh Mandi Wajib setelah Imsakiyah? Simak Batas Waktu dan Penjelasan Ustaz
1. Membaca basmalah
2. Membaca niat mandi wajib
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
“Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhan lillaahi ta'aalaa,”
Yang berarti: “Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar Fardhu karena Allah Ta’ala”
3. Cuci dan bersihkan bagian tangan sebanyak 3 kali
4. Bersihkan seluruh anggota badan yang kotor dengan tangan kiri
5. Berwudhu
6. Basuh kepala sebanyak 3 kali sampai ke pangkal rambut
7. Guyur seluruh badan dari sisi kanan hingga sisi kiri.
Baca juga: Apakah Mengeluarkan Air Mani Bisa Membatalkan Puasa? Cek Penjelasan dan Niat Mandi Wajibnya
Hukum Mandi Wajib setelah Imsakiyah
Saat Puasa Ramadhan, umat Muslim kadang bingung apakah harus mendahulukan makan sahur atau mandi junub terlebih dahulu.
Apalagi jika waktu sahur sudah mepet, apakah boleh mandi junub setelah imsakiyah? Bagaimana hukum Puasa Ramadhan 2024 dalam kondisi junub?
Ketua Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Raden Mas Said, Tsalis Muttaqin Lc MS menjelaskan, berdasarkan mazhab Imam Syafi'i, hal tersebut tidaklah batal.
Karena hubungan suami istri dilakukan malam hari saat tidak melaksanakan puasa.
Meski begitu, keduanya wajib mandi besar dan kemudian melaksanakan Sholat Subuh.
Lantas bagaimana hukum mandi junub setelah imsak?
Mantan Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Ustaz Wahid Ahmadi, menyampaikan terkait hukum menjalankan mandi junub setelah imsak.
Ia mengatakan, umat Islam diperbolehkan berpuasa, meski dalam keadaan junub atau kotor setelah keluar mani atau bersetubuh.
Menurutnya, orang yang akan berpuasa, diperbolehkan mandi junub setelah waktu Subuh.
Sehingga, puasa orang yang baru mandi junub setelah waktu Subuh itu tetap sah.
Orang yang sudah sahur lalu melakukan hubungan badan atau jimak, dia diperbolehkan mandi junub setelah waktu Subuh.
Lalu, dia bisa menjalankan sholat Subuh dan meneruskan berpuasa Ramadhan.
Hal itu lantas berbeda dengan seseorang melakukan hubungan badan secara sengaja saat masih berpuasa Ramadhan.
Tsalis Muttaqin mengungkapkan, seseorang tersebut harus membayar kafarrah sebagai gantinya.
Yakni bisa dengan cara membebaskan budak perempuan Muslim.
Namun, jika tidak ada, hal itu bisa diganti puasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang fakir miskin.
(*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mandi Junub Setelah Imsak, Apakah Boleh?
Sumber: TribunWow.com
Inilah Batasan Waktu Sahur saat Puasa Ramadhan, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Doa Buka Puasa |
![]() |
---|
Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga, Dilengkapi Waktu yang Tepat Membayarnya |
![]() |
---|
Niat Zakat Fitrah Diri Sendiri, Istri, Anak dan Seluruh Keluarga, Dilengkapi Batas Akhir Membayarnya |
![]() |
---|
Jadwal Imsakiyah Bandung Puasa Ramadhan 2024 Hari Ini, Dilengkapi Resep Kwetiau Kuah untuk Sahur |
![]() |
---|
Jadwal Imsakiyah Magelang Puasa Ramadhan Hari Ini Selasa 9 April 2024, Dilengkapi Jadwal Sholat |
![]() |
---|