Breaking News:

Pilkada DKI Jakarta 2024

7 Sosok yang Ramai Disebut dalam Bursa Cagub DKI Jakarta 2024, Anies, Ridwan Kamil hingga Ahok

Sejumlah nama ramai disebut dalam pembahasan bursa Calon Gubernur (Cagub) dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.

Penulis: Laila N
Editor: Rekarinta Vintoko
Tribun Jateng
Ridwan Kamil dan Anies Baswedan. Sejumlah nama ramai disebut dalam pembahasan bursa Calon Gubernur (Cagub) dalam Pilkada DKI Jakarta 2024. 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah nama ramai disebut dalam pembahasan bursa Calon Gubernur (Cagub) dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.

Nama-nama ini di antaranya Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bendahara Umum NasDem Ahmad Sahroni, hingga Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Berikut ini rangkuman tujuh sosok yang ramai dibahas terkait Pilkada DKI Jakarta 2024:

Baca juga: Anies Sebut Koalisi Perubahan 3 Parpol Masih Solid, Ungkap Langkah ke Depan soal Hasil Pemilu 2024

Ridwan Kamil

Pria kelahiran Bandung, 4 Oktober 1971 ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sejak 2018 hingga 2023.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur RK, pernah menjabat sebagai Wali Kota Bandung Periode 2013-2018, mengutip ppid.jabarprov.go.id.

RK juga dikenal sebagai seorang arsitek, di antaranya dirinya merancang beberapa bangunan masjid.

Beberapa karyanya adalah Masjid Raya Al-Jabbar sebagai ikon baru Jawa Barat, Masjid Syekh Ajlin di Gaza Palestina, Masjid 99 Kubah di Makassar, Masjid Raya Asmaul Husna, Tangerang dan Masjid Kopeng Merapi, Yogyakarta.

Diketahui, RK juga pernah menjadi dosen tidak tetap di Institut Teknologi Bandung (ITB) selama 14 tahun di program studi Teknik Arsitektur sebelum akhirnya turun ke dunia politik.

Dan pada 2023 dirinya bergabung dengan Partai Golkar, setelah sebelumnya independen.

Riwayat Pendidikan:

  • SDN Banjarsari III Bandung, 1978-1984
  • SMP Negeri 2 Bandung, 1984-1987
  • SMA Negeri 3 Bandung, 1987-1990
  • S1, Teknik Arsitektur, Institut Teknologi Bandung 1990-1995
  • S2, Master of Urban Design University of California, Berkeley, AS 1999-2001

Ahmed Zaki Iskandar

Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan dirinya siap maju dalam kontestasi di pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024.

Diketahui, Partai Golkar merekomendasikan dua nama yang bakal berkontestasi di Pilgub DKI Jakarta 2024.

Mereka adalah Ahmed Zaki yang juga Eks Bupati Tangerang dan Ridwan Kamil yang juga Eks Gubernur Jawa Barat.

"Kalau bicara kesiapan, sebagai kader partai saya harus siap terus," kata Zaki kepada wartawan, Senin (26/2/2024).

Ia menjelaskan kesiapannya maju di Pilgub DKI Jakarta bukan tanpa sebab. Pasalnya, Zaki memiliki berbagai pengalaman yang cukup sebagai kepala daerah maupun anggota DPR RI.

Tercatat, Zaki merupakan mantan Bupati Kabupaten Tangerang yang telah menjabat selama dua periode. Sebelum itu, ia juga pernah anggota DPR RI sebelum akhirnya maju sebagai Bupati Tangerang.

"Ini yang kemudian menjadi CV saya di Partai Golkar untuk kemudian dicalonkan salah satu bakal calon pimpinan daerah di Provinsi DKI Jakarta," katanya.

Lebih lanjut, Zaki menyatakan pihaknya siap untuk menuntaskan masalah kesenjangan sosial di Jakarta. Termasuk, pendapatan masyarakat yang dinilainya masih rendah.

"Dan ini menjadi tantangan berikutnya, bagaimana kita bisa memberikan kesejahteraan masyarakat dan memperkecil rasio kesenjangan sosial yang ada di Jakarta," katanya.

Ahmed Zaki Iskandar merupakan pria kelahiran 14 Desember 1973, menjabat sebagai Bupati Tangerang selama dua periode yakni 2013-2018 dan 2018-2023.

Zaki pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI Fraksi Golkar periode 2009-2013.

Dirinya juga kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta, dan sempat ditunjuk sebagai ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran untuk wilayah DKI Jakarta, mengutip Kompas.com.

Ahmed Zaki juga menjabat sebagai Dirut Balad Milly Cipta Pratama.

Dirinya diketahui merupakan alumni Victoria University Australia angkatan 1996, dan berikut riwayat pendidikan lengkapnya:

  • SDN 3 Tangerang (1986)
  • SLTPN 1 Tangerang (1989)
  • SMAN 2 Tangerang (1992)
  • Diploma (Bachelor of Business) Victoria University Australia (1998)
  • S-1 Ilmu Ekonomi Universitas Pramita Indonesia Tangerang (2012)
  • S-2 Magister Ilmu Pemerintahan IPDN (2017)

Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni ikut meramaikan bursa calon Gubernur DKI Jakarta.

Ia menjabat sebagai Bendahara Umum Partai NasDem.

Sahroni juga dikenal sebagai Crazy Rich Tanjung Priok, karena kekayaannya di daerah pesisir Jakarta itu.

Pada Pemilu 2024, ia maju sebagai Caleg NasDem dari Dapil Jakarta III meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.

Sahroni adalah anggota DPR RI dua periode sejak 2014.

Saat ini ia menjabat menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Sahroni kembali muncul di gelanggang kontestasi politik Jakarta karena mengomentari baliho Ridwan Kamil yang dinarasikan sebagai ancang-ancang menjadi calon DKI 1.

Sahroni mengaku belum benar-benar menentukan arah politiknya terkait Pilkada DKI 2024.

Namun, menurutnya, jika ia mau terjun ke pesta demokrasi Jakarta, langkahnya akan ringan, sebab dia putra daerah dan memang tinggal di Jakarta.

”Kalau saya kan sudah di Jakarta. Kalau RK doang, mah, gampang, dah. Lawannya terlalu mudah,” kataSahroni di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (23/3/2024).

"Kan mungkin Ridwan Kamil mau maju Gubernur Jakarta. Dia kan otw dari Bandung ke Jakarta."

"Antara maju dan tidak, sama dengan Ridwan Kamil," pungkasnya.

Baca juga: Prabowo akan Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan Bintang Empat dari Jokowi, sama seperti SBY dan Luhut

Dharma Pongrekun

Seorang pensiunan jenderal polisi bintang tiga mendeklarasikan diri untuk maju di Pilkada DKI Jakarta.

Ia adalah mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen (Purn) Dharma Pongrekun.

Dharma mendeklarasikan bakal maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 lewat jalur independen atau nonpartai.

"Hari ini saya deklarasi maju di Pilgub DKI Jakarta dari jalur independen," ujarnya di Gedung Joang '45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2024) dikutip dari Tribun Jakarta.

Dalam janjinya, dia bakal mengusung isu kesehatan untuk bersaing dalam Pilkada DKI.

"Visi saya cuma satu, selamatkan jiwa keluarga kita semua. Ini bukan tentang saya, tapi kita dan keluarga," tuturnya.

Selain itu, Dharma juga menawarkan lima misi untuk menarik simpati warga Jakarta agar memilihnya dalam Pilkada.

"Misi saya pertama beribadah dengan bebas, kapanpun di manapun. Kedua, mencabut semua peraturan yang tidak pro rakyat,” ujarnya.

Anies Baswedan

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah memprediksi Anies Baswedan akan kembali maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.

"Anies Baswedan berpeluang kembali ikuti kontestasi DKI Jakarta," kata Dedi kepada Tribunnews.com, Selasa (27/2/2024).

Hanya saja, kata Dedi, Anies berisiko akan mendapat perlawanan seperti pemilihan presiden (Pilpres).

Apalagi saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat pada saat Pilkada DKI Jakarta nantinya berlangsung.

"Meskipun bisa saja akan alami perlawanan serupa seperti Pilpres kemarin. Terlebih Jokowi masih menjabat sebagai Presiden pada saat proses kontestasi berlangsung," ujarnya.

Menurut Dedi, Anies bisa saja diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai NasDem, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Partai pengusung Anies bisa saja tetap yakni PKS, bisa juga mendapat sokongan PKB dan NasDem," ucapnya.

"Meskipun, PKS dan NasDem juga miliki tokoh potensial seperti Mardani Ali Sera dan Ahmad Sahroni," ungkap Dedi menambahkan.

Namun, Dedi menambahkan jika membaca elektabilitas maka PKS, NasDem, dan PKB akan jauh lebih potensial menang jika mengusung Anies.

Ahok-Djarot

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro menilai, PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang mengusung kader sendiri dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.

Menurut Agung, ada kemungkinan duet Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) bisa terulang kembali.

Namun, kata dia, PDIP juga berpeluang mengusung Tri Rismaharini - Abdullah Azwar Anas (Risma -Azwar).

Sebab, baik Ahok-Djarot maupun Risma-Azwar sama-sama memiliki pengalaman sebagai kepala daerah.

"Secara personal, ada kemungkinan duet Ahok-Djarot bisa mengemuka kembali. Walaupun peluang Tri Rismaharini dan Abdullah Azwar Anas tetap besar," kata Agung kepada Tribunnews.com, Selasa (27/2/2024).

"Karena ke semuanya punya pengalaman sebagai kepala daerah," ujarnya menambahkan.

Agung menuturkan, secara institusional nama-nama tersebut punya relasi yang intim dengan partai termasuk Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Karena dalam kompetisi elektoral di internal untuk menghadapi event seperti Pilkada, selain elektabilitas penting akseptabilitas elit/politik," ungkapnya.dharma

Dia menjelaskan, Ahok-Djarot dan Risma-Azwar sama-sama berpotensi. Hanya saja, Risma-Azwar dianggap lebih unggul.

"Sama-sama berpotensi. Tapi Risma-Azwar Anas atau Azwar Anas-Risma lebih unggul menimbang sebagian memori kolektif masyarakat ibu kota belum move on dengan Pilkada 2017," imbuh Agung.  (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Selain Kang Emil dan Sahroni, Ini Deretan Nama yang Meramaikan Bursa Cagub Pilkada DKI Jakarta, Adu Sepak Terjang Ridwan Kamil dan Ahmed Zaki, Kader Golkar Isunya Potensi Jadi Calon Gubernur DKI dan di BangkaPos.com dengan judul Inilah 6 Sosok Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Ada Ridwan Kamil, Ahmad Sahroni, hingga Kaesang

Sumber: TribunWow.com
Tags:
DKI JakartaAnies BaswedanRidwan KamilBasuki Tjahaja PurnamaAhokPemilihan Kepala Daerah (Pilkada)Ahmad Sahroni
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved