Timnas Indonesia
Ilias Alhaft Batal Dinaturalisasi Timnas Indonesia? Pengamat Ungkap Sebabnya, Ada Peran dari STY
Timnas Indonesia dikabarkan memiliki peluang yang cukup kecil untuk menaturalisasi sosok Ilias Alhaft dalam waktu dekat ini.
Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
TRIBUNWOW.COM - Sosok winger berdarah Indonesia milik FC Noah, yakni Ilias Alhaft tampaknya batal dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
Dilansir TribunWow.com, Ilias Alhaft sendiri menjadi satu nama yang santer menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia seusai Shin Tae-yong selaku pelatih skuad Garuda sampai terbang ke Belanda untuk mencari tambahan amunisi baru.
Kans Timnas Indonesia untuk menaturalisasi Ilias Alhaft pun terbuka seiring sang pemain dikabarkan memiliki darah Indonesia dari sang ayah.
Baca juga: Profil Boris van Schuppen: Roh Serangan Calon Naturalisasi Timnas Indonesia, Marselino Terancam
Namun, kini Ilias Alhaft yang berposisi sebagai winger dan telah membukukan lima gol untuk FC Noah di musim ini tampaknya batal dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia.
Dilansir TribunWow.com dari kanal YouTube pengamat sepak bola Indonesia yakni Bung Ropan pada Kamis, 22 Februari 2024 lalu, Ilias Alhaft batal dinaturalisasi Timnas Indonesia karena beberapa hal.
"Soal Ilias Alhaft ini, STY tampaknya tidak begitu berminat," tutur Bung Ropan terkait proses naturalisasi winger berdarah Belanda-Maroko tersebut ke Timnas Indonesia.
"Kamu lihat gambar terakhir bahwa memang sedang dipertimbangkan, dia sudah melihat video penampila Ilias Alhaft. Tapi STY mungkin akan punya ekspektasi yang lebih tinggi," tambahnya.
Lewat penuturan Bung Ropan, Shin Tae-yong tampaknya memiliki kriteria tersendiri terkait sosok striker yang hendak ia naturalisasi untuk Timnas Indonesia.
"Dia ingin di depan itu harus betul pemain yang masih muda, walaupun Alhaft ini masih 26 tahun tapi ia ingin di bawah 25 tahun, ya mungkin saja 23 tahun, 24 tahun, atau bahkan 22 tahun ini akan jauh lebih bagus, tapi dengan posisi yang baik tentunya," kata Bung Ropan.

Baca juga: 9 Pemain Ini Terancam Tak Dilepas ke Timnas U-23 Indonesia, STY Tak Maksimal di Piala Asia U-23 2024
Bung Ropan menambahkan bahwa Shin Tae-yong lebih berminat pemain yang berkiprah di Liga Belanda atau Eredivisie untuk Timnas Indonesia.
"Dia punya masa depan bagus, bermain di liga yang lebih baik, dan kalau kita tahu bersama STY sedang mengincar pemain-pemain yang bermain di Belanda, terutama di Eredivisie, kasta tertinggi di Belanda, itu yang dia inginkan," tandasnya.
Di sisi lain, Timnas Indonesia yang juga tengah mengebut proses naturalisasi Ragnar Oratmangoen tampaknya bakal menggeser kans Ilias Alhaft untuk bergabung ke skuad Garuda.
Terlebih, posisi dari Ragnar Oratmangoen yang diprioritaskan untuk bergabung jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia membuat peluang Ilias Alhaft untuk bergabung ke Timnas Indonesia semakin kecil.
Besar kemungkinan, satu nama yang hendak menjadi pertimbangan Shin Tae-yong untuk menjadi striker baru Timnas Indonesia kelak ialah Ole Romeny.
Mengingat, Ole Romeny merupakan striker FC Utrecht di Liga Belanda dan masih berusia cukup muda yakni 23 tahun.