Breaking News:

Pemilu 2024

Sinopsis Film Dirty Vote yang Trending, Film Dokumenter Ceritakan soal Kecurangan Pemilu 2024

Dirty Vote merupakan film dokumenter yang berdurasi hampir 2 jam di YouTube. Dirty Vote dokumenter dibintangi oleh tiga ahli hukum tata negara.

YouTube PSHK Indonesia
Film Dirty Vote yang ceritakan soal pelanggaran Pemilu 2024 di masa tenang 

TRIBUNWOW.COM - Di masa tenang kampanye 2024, muncul film berjudul Dirty Vote yang diunggah oleh kanal YouTube PSHK Indonesia, Minggu (11/2/2024).

Film Dirty Vote sudah ditonton lebih dari 2,4 juta kali dalam waktu satu hari penayangannya.

Dirty Vote bercerita tentang dugaan kecurangan yang terjadi pada Pemilu 2024.

Baca juga: Jelang Masa Tenang Pilpres 2024, 6 Lembaga Survei Menangkan Prabowo-Gibran Lebih 50 Persen

Berikut ini sinopsis Dirty Vote:

Dirty Vote merupakan film dokumenter yang berdurasi hampir 2 jam di YouTube.

Dirty Vote dokumenter dibintangi oleh tiga ahli hukum tata negara.

Mereka adalah Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari.

Ketiganya mengungkap berbagai instrumen kekuasaan telah digunakan untuk tujuan memenangkan pemilu dan merusak tatanan demokrasi.

Penggunaan infrastruktur kekuasaan yang kuat, tanpa malu-malu dipertontonkan secara telanjang demi mempertahankan status quo.

Baca juga: Lembaga Survei Indonesia Prediksi Prabowo akan Menang 1 Putaran 51,9 Persen, Berikut Ini Analisanya

Bentuk-bentuk kecurangannya diurai dengan analisa hukum tata negara.

Dikutip dari Tribun Banten, Bivitri mengatakan apa yang bisa diambil dari film dokumenter ini yang bercerita soal demokrasi.

“Bercerita tentang dua hal. Pertama, tentang demokrasi yang tak bisa dimaknai sebatas terlaksananya pemilu, tapi bagaimana pemilu berlangsung," ujar Bivitri.

"Bukan hanya hasil penghitungan suara, tetapi apakah keseluruhan proses pemilu dilaksanakan dengan adil dan sesuai nilai-nilai konstitusi."

"Kedua, tentang kekuasaan yang disalahgunakan karena nepotisme yang haram hukumnya dalam negara hukum yang demokratis,” tambahnya.

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran rakabuming Raka, nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berfoto bersama dengan Pimpinan KPU usai mengikuti debat kelima Calon Presiden Pemilu 2024 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/2/2024). Debat kelima mengangkat tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan,sumber daya manusia dan inklusi. Tribunnews/Jeprima
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran rakabuming Raka, nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berfoto bersama dengan Pimpinan KPU usai mengikuti debat kelima Calon Presiden Pemilu 2024 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/2/2024). Debat kelima mengangkat tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan,sumber daya manusia dan inklusi. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Sementara Feri Amsari menuturkan bahwa pemilu adalah bentuk rasa cinta pada tanah air.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Dirty VoteFilm dokumenterBivitri SusantiPemilu 2024Sinopsis Film
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved