Breaking News:

Liga 1

PSIS Blunder? Pilar Berlabel Timnas Dilepas ke Bali United, Kini Potensi Beri Gelar Serdadu Tridatu

Satu sosok eks PSIS Semarang ini berpotensi memberi gelar kepada Bali United di Liga 1 2023 ini.

Editor: auliamajd
Instagram @psisfcofficial @baliunitedfc
Skuad PSIS Semarang (kiri) dan Bali United (kanan). Satu sosok eks PSIS Semarang ini berpotensi memberi gelar kepada Bali United di Liga 1 2023 ini. 

Yoyok Sukawi pun menjelaskan alasannya memilih mencicil gaji pemain dan staff PSIS Semarang.

"Kenapa kita cicil? karena PSIS usaha kita butuh waktu untuk berputar menghasilkan uang. Apalagi sekarang dollar melejit, itu berantakan semuanya. Tapi gak usah khawatir, PSIS masih bisa bertahan," terangnya.

Sebelum PSIS Semarang, PSM Makassar pun sempat tersandung permasalahan tunggakan gaji yang disuarakan oleh para pemainnya.

Bahkan, sang striker baru Victor Mansaray pun mengancam ingin hengkang dari PSM Makassar karena ia tak bisa mentolerir adanya tunggakan gaji di kariernya.

Sosok Kenzo Nambu yang menjadi top skor klub PSM Makassar saat ini pun mengaku lelah menagih janji kepada manajemen terkait haknya.

Top skor PSM Makassar di Liga 1 2023, yakni Kenzo Nambu turut buka suara terkait adanya tunggakan gaji di Juku Eja musim 2023/2024 ini, Selasa 19 Desember 2023.
Top skor PSM Makassar di Liga 1 2023, yakni Kenzo Nambu turut buka suara terkait adanya tunggakan gaji di Juku Eja musim 2023/2024 ini, Selasa 19 Desember 2023. (X @ikenzo39)

Namun, PSM Makassar sudah menyelesaikan permasalahan gaji tersebut melalui sang pemilik, yakni Sadikin Aksa.

"Harus saya akui ada masalah, tertatih-tatih tapi tetap jalan, saya bertanggung jawab," tutur bos PSM Makassar, Sadikin Aksa dikutip dari Kompas.com.

Senada dengan PSM Makassar dan PSIS Semarang, Persija Jakarta pun mengalami masalah yang sama terkait finansialnya di Liga 1 2023 ini.

Dilansir dari BolaSport.com, Presiden Klub Persija Jakarta, yakni Mohamad Prapanca secara terang-terangan menyebut Macan Kemayoran tengah terkendala permasalahan finansial.

"Iya kesulitan itu ada," ujar Prapanca.

"Sebenarnya tidak perlu nanya faktornya apa karena semua sudah terlihat sendiri."

"Sponsor yang di jersey itu kurang banyak."

"Kedua, kami tidak punya stadion yang pasti," lanjut Prapanca.

"Kami mencoba mempertahankan apa yang ada di dalam Persija," pungkasnya.

(TribunWow.com/Aulia)

Sebagian artikel ini telah diolah dari Tribunnews.com dengan judul Bos PSIS Akui Nelat Bayar Gaji Pemain Mahesa Jenar, Yoyok Sukawi: Kita Cicil

Tags:
PSIS SemarangBali UnitedLuthfi KamalLiga 1 2023
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved