Liga 1
Kabar Bahagia Panser-Snex: Banding PSIS terkait Sanksi Komdis Dikabulkan, tapi Denda Masih Mengintai
Proses banding PSIS Semarang terkait sanksi dari Komite Disiplin PSSI buntut kericuhan saat menjamu PSS Sleman akhirnya akhirnya dikabulkan.
Editor: auliamajd
TRIBUNWOW.COM - Panser Biru dan Snex tampaknya harus berbahagia, mengingat PSIS Semarang kini mendapati proses banding atas sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI buntut kerusuhan yang terjadi saat menjamu PSS Sleman beberapa waktu lalu kini dikabulkan.
Dilansir TribunWow.com, saat PSIS Semarang menjamu PSS Sleman di pekan ke-21 Liga 1 2023 lalu, sempat terjadi kerusuhan antar oknum suporter jelang berakhirnya laga.
Alhasil, PSIS Semarang sempat mendapatkan hukuman menggelar pertandingan tanpa penonton hingga Liga 1 2023 berakhir dari Komdis PSSI.
Baca juga: Jadwal Liga 1 2023/2024 Pekan 23: PSIS Vs Madura United, Persija Vs PSS, Bali United Vs Persib
Bos dari PSIS Semarang, yakni Yoyok Sukawi sempat keberatan dengan sanksi yang diberikan oleh Komdis PSSI tersebut.
Melansir dari lama resmi tim pada Kamis, 7 Desember 2023 lalu, Yoyok Sukawi menilai hukuman yang diterima oleh PSIS Semarang tersebut tidaklah adil.
"Ini hukuman sangat berat dan tidak adil karena larangan menggelar pertandingan dengan penonton hingga akhir musim. Yang kami sesalkan, kami itu justru jadi korban disini, kenapa justru dihukum seberat itu."
"Usaha Panpel juga sudah maksimal, dari awal hingga pada saat kejadian gerak cepat dan apa yang terjadi di stadion bisa segera diatasi dengan baik hingga semua pihak yang berada di stadion bisa pulang dengan selamat," tutur bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
Alhasil, Yoyok Sukawi dan tim PSIS Semarang sempat mengajukan banding terkait putusan Komdis PSSI yang dinilai merugikan Laskar Mahesa Jenar tersebut.

Baca juga: Kena Kritik meski Jadi Top Skor PSIS, Carlos Fortes Beri Pesan Menyentuh Jelang Lawan Madura United
Kini, pengajuan banding dari PSIS Semarang tersebut akhirnya dikabulkan oleh PSSI selaku federasi sepak bola tertinggi di Indonesia.
Melansir dari laman resmi PSIS Semarang psis.co.id pada Kamis, 14 Desember 2023 tampak hukuman dari Komdis PSSI kepada PSIS Semarang telah berubah.
Berdasarkan surat nomor 007/KEP/KB/BRI-LIGA1/XII/2023, Komite Banding (Komding) PSSI merevisi sanksi yang diterima oleh PSIS Semarang buntut kericuhan saat melawan PSS Sleman menjadi penutupan tribun Stadion Jatidiri bagian utara hingga Liga 1 2023 berakhir.
Namun, PSIS Semarang masih mendapatkan denda sebesar Rp 25 juta rupiah buntut kelalaian yang menyebabkan kericuhan saat laga melawan PSS Sleman di pekan ke-21 Liga 1 2023 lalu.
"Menjatuhkan sanksi disiplin oleh karena itu kepada Klub PSIS Semarang berupa penutupan sebagian stadion (tribun utara) dalam menyelenggarakan pertandingan saat menjadi tuan rumah Kompetisi BRI Liga 1 Tahun 2023-2024 hingga berakhir, berlaku mulai pertandingan terdekat dan denda Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah)," tulis surat yang diterima oleh PSIS Semarang.
Tentu, hasil banding PSIS Semarang yang dikabulkan oleh Komding PSSI membuat Yoyok Sukawi sumringah.
"Alhamdulillah hari ini berkah bagi semua. Hukuman PSIS dapat dibanding dan kita semua bisa kembali bertemu di Stadion Jatidiri."