Breaking News:

Perang Israel Vs Hamas

Warga Palestina Batalkan Perayaan Natal di Tengah Kehancuran Gaza, Berduka atas Tewasnya 18.000 Jiwa

Di Galilea telah meminta umat Kristiani untuk menahan diri dari kegiatan perayaan Kegiatan Natal.

VOA via Wartakota
Perayaan Natal di Bethlehem Yerusalem, warga Palestina lakukan protes ke tentara Israel mengenakan kostum Santa Claus 

"Saya merasa hal ini perlu karena akan sangat menjijikkan jika merayakannya di tengah genosida," katanya.

"Saya tahu mereka kelaparan dan dibom tanpa henti."

"Saya ragu bahwa perayaan Tuhan dan penyelamat kita adalah prioritas mereka ketika mereka saat ini sedang disiksa oleh negara kolonial apartheid yang rasis yang berdedikasi untuk menghapus mereka," dia menambahkan.

Baca juga: Peta Kekuatan Anies-Imin Versi Survei Litbang Kompas, Elektabilitas Naik di Jateng dan Kalimantan

Dikutip dari BBC, warga umat Kristen juga tak luput dari serangan Israel di Gaza.

Seperti yang terjadi pada 5 November 2023 lalu di mana gereja turut jadi sasaran tentara Israel.

Saba yang merupakan Sekretaris Dewan Gereja Ortodoks Arab menderita luka di kepala, punggung, dan kaki.

Dia bercerita bahwa sebuah roket jatuh tepat di gedung kantor dewan gereja.

Roket itu dalam sekejap menewaskan sembilan orang dari satu keluarga yang sama.

"Pengeboman itu begitu dashyat, seperti gempa bumi," kata Saba. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
PalestinaIsraelNatalGaza
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved