Liga 1
Transfer Kontradiktif di Bumi Mataram PSS Sleman & Persis Solo: Perjudian & Main Aman, Ini Sebabnya
Transfer kontradiktif di Bumi Mataram, PSS Sleman dan Persis Solo, ada yang ambil risiko dengan perjudian baru, serta ada yang pilih main aman.
Editor: adisaputro
Meski santer dikabarkan menambah dua rekrutan lokalnya, akan tetapi hingga saat ini PSS Sleman belum diketahui condong mendapatkan siapa.
Selain itu, untuk pergerakan transfer asing mereka, PSS Sleman juga terbilang unpredictbale dan penuh risiko atau perjudian.
Bahkan, tak ada yang menyangka PSS Sleman berani keluar dari zona nyaman dengan memutuskan menggaet pemain asal Benua Afrika.
Mengingat, kedua pemain asal Benua Afrika itu merupakan sosok pendatang baru yang butuh adaptasi di Liga Indonesia.
Sedangkan PSS Sleman, butuh pemain yang langsung bisa nyetel guna mendongkrak posisinya menjauh dari zona merah degradasi.
Kedua pemain asing yang dimaksud adalah Elvis Kamsoba (Burundi) menggantikan Kei Sano.
Dan Ajak Riak (Sudan Selatan) menggantikan peran mandul yang sebelumnya diperlihatkan oleh bomber PSS Sleman asal Ukraina, Yevhen Bokhashvili.
2. Persis Solo
Kontradiktif dengan PSS Sleman yang memilih melakukan perjudian, Persis Solo justru pilih main aman dalam pemilihan pemain anyar.
Meski Persis Solo justru terkesan lamban di bursa transfer paruh musim ini.
Namun, di deadline day, akhirnya sosok yang dipilih oleh Persis Solo berhasil diumumkan.
Setelah dikaitkan dengan nama-nama mewah seperti Levy Madinda, Matheus Moresche dan juga Karim Rossi, akhirnya, Persis Solo menunjuk Sho Yamamoto untuk isi slot yang ditinggalkan Fernando Ortega.
Pengumuman resmi kedatangan Sho Yamamoto diumumkan Persis Solo pada Rabu (29/11/2023).
"Pemain dari negeri samurai bergabung di Bumi Sambernyawa Selamat datang, Sho Yamamoto," tulis @persisofficial.
Baca juga: Kota Samber Nyawa Segera Launching Sosok Spesial: Persis Solo Siap Bikin Kejutan untuk Pasoepati
Dipilihnya Sho Yamamoto diharapkan mampu mendongkrak kualitas permainan dan agresifitas gol Laskar Samber Nyawa.