Perang Israel Vs Hamas
Berapa Bantuan yang Sudah Diterima Palestina saat Israel dan Hamas Lakukan Gencatan Senjata?
Badan PBB mengatakan banyak bahan bakar yang paling dibutuhkan untuk bantuan Palestina karena untuk menjalankan sejumlah daya.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Israel dan Hamas menyetujui melakukan gencatan senjata demi banyaknya tawanan yang dibebaskan.
Dikutip dari Al Jazeera, gencatan senjata antara Israel dan Hamas telah memasuki hari ke-6, Rabu (29/11/2023).
Sejumlah bantuan juga telah dikirimkan ke Palestina dan Jalur Gaza yang di ambang krisis kemanusiaan.
Baca juga: Cerita Sandera Israel yang Lihat Warga Palestina Disiksa sampai Mati, Tawanan Hamas Dapat Makan Enak
Bantuan itu dikirimkan untuk Palestina yang telah mendapatkan izin Israel.
Truk-truk bantuan itu dikirimkan untuk warga Palestina yang 80 persen di antaranya adalah pengungsi.
Dilaporkan, dari kota Khan Younis, Hind Khoudary, setidaknya sebanyak 750 truk bantuan telah masuk melintasi perbatasan Rafah ke Gaza di hari pertama gencatan.
Namun, pada hari ketiga, Badan PBB mengatakan jumlah itu sangatlah kurang.
Palestina membutuhkan minimal 200 truk per hari selama dua bulan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Baca juga: Melihat Peluang Gencatan Senjata Israel Vs Hamas Diperpanjang, IDF Sudah Diingatkan soal Tujuannya
Badan PBB mengatakan banyak bahan bakar yang dibutuhkan utnuk memberi daya pada layanan penting seperti pabrik pengolahan limbah dan pabrik penyulingan air.
Upaya distribusi bantuan juga sangat minimal.
Lantaran banyak barang bantuan yang rusak saat masuk ke perbatasan Mesir.
Selain itu, bantuan yang dikirim juga sangat terbatas.
Elon Musk Diundang Hamas

Hamas mengundang pengusaha Elon Musk untuk berkunjung ke Palestina, Rabu (29/11/2023).
Undangan ini disampaikan Hamas agar Elon Musk melihat secara langsung bagaimana kekerasan dan kehancuran yang dilakukan Israel di Jalur Gaza.