Pilpres 2024
Menakar Potensi Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Bersatu di Pilpres 2024, Ini Analisa Pengamat
Pengamat politik, Dedi Kurnia Syah menyoroti potensi berlangsungnya Pilpres 2024 2 putaran.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) sekaligus pengamat politik, Dedi Kurnia Syah menyoroti potensi bakal berlangsungnya Pilpres 2024 dalam dua putaran.
Dilansir TribunWow.com, menurut Dedi, ada potensi kubu yang kalah pada putaran pertama akan bergabung ke satu di antara pasangan calon untuk dapat meraih kemenangan.
Mengalahkan pasangan capres dan cawapres yang dinilai memiliki kekuatan besar pada putaran pertama.
Terkait hal itu, Dedi menyatakan kubu Ganjar Pranowo bakal berpotensi bergabung ke Anies Baswedan masih sangat memungkinkan untuk terjadi.
Baca juga: Pengamat Sebut Elektabilitas Prabowo dan Gibran Bisa Dipengaruhi Tingkat Kepuasan terhadap Jokowi
Terlebih, hubungan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto serta Jokowi saat ini tengah dalam keadaan emosional yang mendalam.
"Jokowi dipastikan tidak mudah mendapat kembali sokongan PDIP, bahkan untuk keluarganya sekalipun," kata Dedi saat dihubungi, Jumat (17/11/2023).
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan, jika putaran kedua benar adanya terjadi dan berlangsung, maka Anies dan Ganjar akan bersatu dan peluang memenangkan Pilpres 2024 terbuka lebar.
Hal itu tak terlepas dari potensi bakal adanya dukungan parpol kubu Ganjar dan Anies yang berpotensi kuat untuk bisa memenangkan Pilpres 2024.
"Dan jika pilpres dua putaran terjadi, ini memang akan berat bagi Prabowo, peluang kekalahan membesar," jelas Dedi.

Baca juga: Bukan Gibran, Pengamat Sebut Sosok Ini Bisa Dongkrak Prabowo Kalahkan Duet Ganjar Pranowo-Mahfud MD
Sebelumnya, pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengamati adanya potensi penjajakan antara kubu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Bahkan, tak menutup kemungkinan Anies atau Ganjar akan saling memberikan dukungan jika Pilpres 2024 melaju sampai dengan putaran kedua.
Terlebih hal itu bisa dijadikan sebagai strategi ke depannya.
Selain itu, adanya faktor kekerabatan antara Anies dan Ganjar yang sudah saling mengenal dekat sejak masa kuliah bisa jadi pemantik adanya koalisi tersebut jika Pilpres 2024 dua putaran.
Mengingat, baik Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan sama-sama berasal dari universitas yang sama yakni Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
"Itu masuk akal itu menjadi bagian dari strategi. Kemudian, nanti mereka ini, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies-Muhaimin (bergabung, red) menjadi satu poros," kata Emrus saat dikonfirmasi, beberapa waktu lalu.