Breaking News:

Pilpres 2024

Putusan MKMK Kini Kompak Disorot oleh PDIP: Ganjar Dibuat Gelisah, Megawati Ajak Rakyat Kawal Pemilu

Putusan MKMK kini tengah dapat sorotan dari pihak PDIP jelang Pilpres 2024.

Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
KOMPAS.com/tangkapan layar
Video vlog eks Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat bertemu Megawati. Putusan MKMK kini tengah dapat sorotan dari pihak PDIP jelang Pilpres 2024. 

TRIBUNWOW.COM - PDIP melalui sang Ketua Umum, yakni Megawati Soekarnoputri dan capres yang diusung, yaitu Ganjar Pranowo kompak menyorot keputusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) beberapa waktu lalu.

Dilansir TribunWow.com, MKMK beberapa waktu lalu sempat memberi sanksi berat kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yakni Anwar Usman yang dianggap melanggar etik hakim akibat mengabulkan gugatan usia minimal capres-cawapres untuk Pilpres 2024.

Akibatnya, putusan Perkara Nomor Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang dikabulkan MK mampu membuat Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berhak maju sebagai cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024 ini.

Baca juga: FX Rudy Ngaku Sempat Nangis di Hadapan Megawati, Singgung soal Manuver Gibran Rakabuming ke Prabowo

Menanggapi putusan MKMK tersebut, Megawati Soekarnoputri akhirnya buka suara.

Melansir dari kanal YouTube KompasTV pada Minggu, 12 November 2023 tampak Megawati menyebut putusan MKMK memberi harapan baru dalam demokrasi di Indonesia yang sempat disebut dalam masa kegelapan.

“Keputusan MKMK tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan moral, politik kebenaran, dan politik akal sehat tetap berdiri kokoh meski menghadapi rekayasa hukum konstitusi. Kita semua tentunya sangat sangat prihatin, dan menyayangkan mengapa hal tersebut sampai terjadi,” kata Megawati.

Alhasil, Megawati pun mengajak rakyat untuk mengawal pagelaran pemilu yang akan terjadi di tahun depan agar rekayasa hukum tidak terjadi lagi.

“Kita jadikan Pemilu 2024 sebagai momentum untuk mendapatkan pemimpin terbaik yang benar-benar mewakili seluruh kehendak rakyat Indonesia, mengayomi, agar Indonesia menjadi bangsa hebat, unggul, dan berdiri di atas kaki sendiri. Rekayasa hukum tidak boleh terjadi lagi,” tambahnya.

Megawati umumkan Menko Polhukam diumumkan menjadi Cawapres Ganjar Pranowo, Rabu (18/10/2023).
Megawati umumkan Menko Polhukam diumumkan menjadi Cawapres Ganjar Pranowo, Rabu (18/10/2023). (Tangkap layar kanal YouTube PDI Perjuangan)

Baca juga: Hasil Survei Simulasi Head to Head 3 Bacapres Versi 2 Lembaga, Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat

Di sisi lain, Ganjar Pranowo pun sempat dibuat kaget dengan putusan MKMK terkait batas usia capres-cawapres yang tetap diberlakukan di Pilpres 2024 ini.

"Saya mencermati kembali, kata demi kata, kalimat demi kalimat dari putusan itu. Yang menjadi pertimbangan dan dasar Majelis Kehormatan MK," dilansir dari kanal YouTube KompasTV, Minggu 11 November 2023.

"Dari situ saya semakin gelisah dan terusik, mengapa sebuah keputusan dari sebuah proses dengan pelanggaran etik berat dapat begitu saja lolos, apa ada bentuk pertanggungjawabannya kepada rakyat secara hukum? Mengapa keputusan dengan masalah etik, di mana etik menjadi landasan dari hukum masih dijadikan rujukan dalam kita bernegara," tambah Ganjar.

Ganjar sendiri mengaku berbicara sebagai bagian dari warga terkait putusan MKMK yang dianggap kontroversial tersebut.

"Mengapa hukum tampak menyilaukan hingga menyakitkan mata, hingga kita rakyat sulit sekali memahami cahayanya. Saya berbicara sebagai bagian dari warga," pungkasnya.

Baca juga: Ketua MKMK Sayangkan Budaya Kerja MK di Bawah Pimpinan Anwar Usman: Akal Bulus Sekelas Akal Fulus

Ketua MKMK Sebut Sidang Baru soal Usia Capres-Cawapres Tak Bisa Cepat Diputuskan

Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) Jimly Assiddiqie mengatakan soal waktu sidang gugatan baru soal usia capres-cawapres.

Halaman
123
Tags:
MKMKPDIPMegawati SoekarnoputriGanjar PranowoPilpres 2024
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved