Liga 1
Bukan Bungkus Pilar Borneo FC: PSIS Potensi Sukses Goda Nyawa Persija, Kode Ambigu Ini Jadi Sebabnya
Bukan bungkus pilar Borneo FC, PSIS Semarang potensi sukses goda nyawa Persija Jakarta, kode ambigu ini potensi jadi sebabnya.
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Bukan bungkus pilar Borneo FC, PSIS Semarang potensi sukses goda nyawa Persija Jakarta, kode ambigu ini potensi jadi sebabnya.
Dilansir TribunWow.com, belum lama ini, PSIS Semarang santer menargetkan bintang muda Borneo FC, Taufany pada paruh musim kedua.
Dibidiknya Taufany tak terlepas dari keputusan PSIS Semarang yang belum lama melepas Luthfi Kamal.
Kabar masuknya nama Taufany ke PSIS Semarang diungkap oleh akun @gozipbola, Senin (6/11/2023).
Baca juga: Gerbang Metropolitan Ketiban 2 Sosok Spesial, Persebaya-Arema Pemasok Persija Jakarta? 1 Ditumbalkan
"PSIS tengah berusaha datangkan Taufany Muslihuddin (21/MF) pada jendela transfer Liga 1 paruh musim," tulis @gozipbola.
Belum juga berkembang, rumor Taufany ke PSIS Semarang layu seusai bos Borneo FC, Nabil Husein menolaknya.
Nabil Husein lebih tertarik dengan opsi barter dengan winger PSIS Semarang asal Timor Leste, Gali Freitas.
Hal itu diungkap oleh bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi pada beberapa waktu lalu.
"Bahkan bos Borneo FC, Nabil malah justru minta Gali Freitas."
"Aduh, kan tidak bisa."
"Kami not for sale Gali Freitas."
"Kami masih berusaha komunikasi terus agar Taufany bisa dilepas."
"Tentunya tanpa barter dengan Gali Freitas," ujarnya dikutip TribunWow.com dari TribunJateng.com.

Baca juga: Persik Kediri Adu Banteng dengan Persija Jakarta, Kode Ambigu Pemicunya, Jakmania-Persik Mania Cek
Tak ingin melepas Gali Freitas sebagai syarat pembelian Taufany, PSIS Semarang alihkan bidikannya kepada nyawa permainan Persija Jakarta, Syahrian Abimanyu.
Setidaknya, ada dua faktor PSIS Semarang bisa merekrutnya dari Persija Jakarta.