Breaking News:

Pilpres 2024

Isu Presiden 3 Periode Muncul Lagi: Projo-Istana Menolak, Hasto Sebut 'Pak Lurah', Bahlil Akui Salah

Jelang bergulirnya Pilpres 2024, isu Presiden Joko Widodo mencalonkan diri untuk ketiga kalinya kembali muncul.

Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
Instagram @prabowo
Momen ketika Prabowo bersama Presiden Jokowi dalam acara Pengukuhan PP Pagar Nusa Masa Khidmat 2023-2028. 

TRIBUNWOW.COM - Isu jabatan presiden yang kini dijabat oleh Joko Widodo diperpanjang menjadi tiga periode jelang bergulirnya Pilpres 2024 kembali muncul dan membuat beberapa tokoh buka suara.

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, isu munculnya jabatan presiden menjadi tiga periode tersebut muncul dari sosok Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) PDIP, Adian Napitupulu yang menyebut Presiden Joko Widodo meminta penambahan masa jabatan kepada PDIP.

"Nah ketika kemudian ada permintaan tiga periode, kita tolak. Ini masalah konstitusi, ini masalah bangsa, ini masalah rakyat, yang harus kita tidak bisa setujui," tutur Adian Napitupulu pada Rabu, 25 Oktober 2023 lalu.

Baca juga: Setelah Kabar Jokowi akan Reshuffle Kabinet, Rachmat Gobel Datangi Istana hingga AHY Ada Pembicaraan

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto pun menyebut penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode diprakarsai oleh sosok bernama 'Pak Lurah'.

Hasto bahkan berani mempertanggungjawabkan pernyataannya terkait isu jabatan presiden menjadi tiga periode.

"Ini bisa dikroscek, saya pertanggung jawabkan secara politik hukum dan juga di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, di hadapan rakyat Indonesia, bahwa itu memang ada melalui pihak-pihak lain yang kemudian disuarakan ke PDIP," tutur Hasto pada Jumat, 27 Oktober 2023 lalu.

Namun, isu tiga periode yang sempat diungkapkan oleh Adian Napitupulu tersebut langsung dibantah oleh Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.

Menurut pernyataan Puan, Presiden Jokowi tidak pernah meminta adanya perpanjangan periode jabatan.

"Enggak, enggak pernah. Setahu saya enggak pernah beliau (Jokowi) meminta untuk perpanjangan tiga periode," ujar Puan.

Momen konferensi pers PDIP seusai memanggil Gibran Rakabuming Raka buntut dari pertemuannya dengan Prabowo Subianto.
Momen konferensi pers PDIP seusai memanggil Gibran Rakabuming Raka buntut dari pertemuannya dengan Prabowo Subianto. (Instagra)

Baca juga: Jawaban Menohok Prabowo soal Isu Dinasti Politik Presiden Jokowi: Ingin Berbakti Apa Salahnya?

Projo-Istana Menolak

Munculnya isu Jokowi meminta perpanjangan masa jabatan menjadi tiga periode pun ditepis oleh Kepala Badan Pemenangan Pemilihan Presiden (Bapilpres) Relawan Pro Jokowi (Projo), yakni Panel Barus.

Menurut Panel Barus, tuduhan perpanjangan periode jabatan tersebut sebagai awal merenggangnya hubungan antara Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Tuduhan itu drama, publik harus disuguhi informasi yang benar,” tutur Panel pada Jumat, 27 Oktober 2023 lalu, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.

Panel menambahkan Presiden Jokowi tidak pernah meminta untuk menambah masa jabatannya, seperti yang ditegaskan pada pidato pembukaan Rakernas V Projo pada Mei 2022 lalu di Borobudur, Jawa Tengah.

"Projo lantas mengumumkan sikap resminya yang menolak wacana perpanjangan masa jabatan dan penundaan Pemilu 2024 pada 28 Desember 2022," lanjut Panel.

Halaman
12
Tags:
Presiden JokowiWacana Presiden 3 PeriodeAdian NapitupuluFaldo MaldiniBahlil LahadaliaPDIPProjoPilpres 2024
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved