Breaking News:

Perang Israel Vs Hamas

Iran Mengancam Israel jika Pemboman di Gaza Tak Dihentikan, Hamas dan Hizbullah Dapat Dukungan Penuh

Iran mengatakan akan ada konsekuensi yang lebih luas jika pemboman di Jalur Gaza tak dihentikan.

BBC
Israel-Palestina: Saling serang terus berlanjut, lebih dari 1000 warga Palestina dan Israel tewas. Iran mengatakan akan ada konsekuensi yang lebih luas jika pemboman di Jalur Gaza tak dihentikan, Minggu 15 Oktober 2023 

Hamas dan Hizbullah didukung oleh Iran.

Baca juga: Konflik Hamas-Israel Disinggung Partai Gelora, Anis Matta Beberkan Alasan Dukung Prabowo di Pilpres

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, yang bertemu dengan menteri luar negeri Iran pada hari Sabtu di Qatar.

Pertemuan itu membahas serangan kelompok Palestina di Israel “dan setuju untuk melanjutkan kerja sama” untuk mencapai tujuan kelompok tersebut, kata Hamas dalam sebuah pernyataan.

Militer Israel mengatakan bahwa dalam serangan udara di Khan Younis mereka membunuh seorang komandan Pasukan elit Nukhba Hamas yang memimpin serangan tanggal 7 Oktober di dua desa perbatasan Israel, Nirim dan Nir Oz.

Presiden AS Joe Biden dan para pemimpin dunia lainnya memperingatkan agar tidak ada negara yang memperluas konflik.

Organisasi internasional dan kelompok bantuan mendesak ketenangan dan menekan Israel agar mengizinkan bantuan kemanusiaan untuk disalurkan.

Hamas meminta masyarakat untuk tidak pergi, dengan alasan jalan keluar tidak aman.

Dikatakan puluhan orang tewas dalam serangan terhadap mobil dan truk yang membawa pengungsi. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
IsraelHamasPerang Israel Vs HamasPalestinaGazaIran
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved