Perang Israel Vs Hamas
Iran Mengancam Israel jika Pemboman di Gaza Tak Dihentikan, Hamas dan Hizbullah Dapat Dukungan Penuh
Iran mengatakan akan ada konsekuensi yang lebih luas jika pemboman di Jalur Gaza tak dihentikan.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
Hamas dan Hizbullah didukung oleh Iran.
Baca juga: Konflik Hamas-Israel Disinggung Partai Gelora, Anis Matta Beberkan Alasan Dukung Prabowo di Pilpres
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, yang bertemu dengan menteri luar negeri Iran pada hari Sabtu di Qatar.
Pertemuan itu membahas serangan kelompok Palestina di Israel “dan setuju untuk melanjutkan kerja sama” untuk mencapai tujuan kelompok tersebut, kata Hamas dalam sebuah pernyataan.
Militer Israel mengatakan bahwa dalam serangan udara di Khan Younis mereka membunuh seorang komandan Pasukan elit Nukhba Hamas yang memimpin serangan tanggal 7 Oktober di dua desa perbatasan Israel, Nirim dan Nir Oz.
Presiden AS Joe Biden dan para pemimpin dunia lainnya memperingatkan agar tidak ada negara yang memperluas konflik.
Organisasi internasional dan kelompok bantuan mendesak ketenangan dan menekan Israel agar mengizinkan bantuan kemanusiaan untuk disalurkan.
Hamas meminta masyarakat untuk tidak pergi, dengan alasan jalan keluar tidak aman.
Dikatakan puluhan orang tewas dalam serangan terhadap mobil dan truk yang membawa pengungsi. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)
Sumber: TribunWow.com
Hamas akan Nyatakan Kemenangan dalam Perang Gaza Lawan Israel setelah Kesepakatan Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Tentara Israel IDF Diklaim Alami Rugi Besar di Jabalia, Disebut Lakukan Serangan Tanpa Arah |
![]() |
---|
Kegagalan Intelijen Israel pada 7 Oktober Buktikan Hamas Sulit Disusupi |
![]() |
---|
Ali Khamenei Sebut Tak Butuh Pasukan Proksi: Pejuang Perlawanan Bertempur atas Keyakinan Sendiri |
![]() |
---|
Ali Khamenei Tegas Teheran Katakan Tidak Butuh Pasukan Proksi seperti Hizbullah-Houthi |
![]() |
---|