Pilpres 2024
Teka-teki Bacawapres Ganjar untuk Pilpres 2024: Pengamat Sebut 2 Faktor Jadi Acuan, Puan Ikut Dibawa
Pengamat tengah menyebut beberapa faktor yang jadi pertimbangan dalam penentuan wakil Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 nanti.
Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
TRIBUNWOW.COM - Bakal calon wakil presiden (bacawapres) dari Ganjar Pranowo yang didukung oleh PDIP hingga kini masih menimbulkan tanda tanya meski beberapa nama sudah ramai dirumorkan.
Dilansir TribunWow.com, terbaru sosok Menko Polhukam Mahfud MD dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi kandidat kuat bacawapres dari Ganjar Pranowo.
Akan tetapi, siapa yang bakal maju menjadi bacawapres dari Ganjar Pranowo akan diumumkan langsung oleh sang Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Baca juga: Head to Head Prabowo Subianto Vs Ganjar Pranowo Versi Survei LSI, sang Menhan Unggul Telak 11 Persen
Kini, menurut pengamat politik Hasan Nasbi, terdapat banyak faktor yang bakal ditimbang oleh Megawati untuk mencari siapa yang bakal jadi bacawapres Ganjar di Pilpres 2024 nanti.
Dilansir TribunWow.com dari TribunJakarta.com, satu faktor yang berpotensi jadi penentu siapa bacawapres Ganjar ialah bagaimana masa depan karir politik dari Puan Maharani, setidaknya menurut Hasan Nasbi.
Hasan Nasbi menilai, bacawapres Ganjar nanti jangan sampai menghalangi karir politik dari Puan Maharani yang merupakan Ketua DPP PDIP.
Apabila faktor karir politik Puan Maharani jadi acuan, maka sosok Mahfud MD berpeluang besar untuk jadi wakil Ganjar di Pilpres 2024 nanti ketimbang Khofifah.
Pasalnya, sosoknya yang sudah senior membuat Mahfud MD dianggap bukan ancaman bagi Puan.
Beda cerita apabila Khofifah yang dipilih untuk menjadi bacawapres Ganjar untuk Pilpres 2024 nanti.

Baca juga: Megawati Dianggap Keras Kepala dalam Pemilihan Cawapres Ganjar, Tak Berpatokan Elektoral Bacawapres
Pasalnya, Khofifah diprediksi bisa menjadi portal bagi karir politik Puan Maharani di masa depan.
"Jadi kemungkinan akan ada pertimbangan itu, jangan sampai jalan politik Puan ada portal-portal penghalang," tutur Hasan.
Selain faktor tersebut, citra religius juga tengah dipertimbangkan PDIP untuk memilih wakil Ganjar di Pilpres 2024 nanti.
"Kayaknya bu Mega masih konsisten dengan cara pandang yang nasionalis religius."
"Kan kekhawatiran terdalam dari PDIP itu kan dianggap gak religius, jadi dia akan mencari representasi yang bisa dibilang dia merangkul kelompok agama."
"Kelompok religius dan kelompok religius terbesar kan NU," papar Hasan Nasbi.
Di sisi lain, Hasan Nasbi menilai mekanisme penentuan bacawapres Ganjar tak akan berlangsung lama-lama dan bakal mendaftar ke KPU di penghujung batas akhir pendaftaran bacapres dan bacawapres.
"Ganjar simpel kan ibu doang yang menentukan. Sementara Prabowo kan harus diskusi dengan Jokowi dulu, dengan partai koalisi."
"Kalau Ganjar tegantung ibu, besok pendaftaran, malam ini dia mutusin kan bisa aja, dia ga ada kekhawatiran kehilangan teman koalisi," pungkasnya.
Baca juga: Prabowo dan Ganjar Disebut Kompak Main di Ujung, Pengamat Samakan dengan Langkah Jokowi 5 Tahun Lalu
Khofifah Dilirik Jadi Cawapres Ganjar dan Prabowo
Nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dilirik jadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Mengenai hal tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, mengungkapkan alasan mengapa Khofifah Indar Parawansa, kini menjadi kandidat Cawapres yang diperebutkan oleh kubu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Adi mengatakan, baik Ganjar maupun Prabowo, sama-sama membutuhkan suara di Jawa Timur untuk bisa menang di Pilpres 2024.
Khofifah pun menjadi sosok yang terbilang kuat dan memiliki jumlah pemilih yang besar di Jawa Timur, mengingat kini ia juga masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur.
Dengan bersanding bersama Khofifah, maka Ganjar atau Prabowo bisa meningkatkan elektabilas mereka.
"Saya kira argumennya tiga hal kenapa Khofifah cenderung diminati oleh kubu Ganjar Pranowo dan kubu Prabowo Subianto."
"Pertama, secara teritori Khofifah memang kuat di Jawa Timur."
"Dengan jumlah pemilih yang cukup luar biasa, tentu dengan Khofifah bisa maju, bisa bersandingan, sekalipun posisinya sebagai Cawapres."
"Tapi, kekuatan politik di Jawa Timur relatif bisa meningkatkan elektabilitas Khofifah dengan calonnya nanti," kata Adi dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (30/9/2023).
Lebih lanjut Adi menyebut, bagi Ganjar yang sudah kuat suaranya di Jawa Timur, Khofifah akan bisa melipatgandakan suaranya di Jawa Timur.
Sementara itu bagi Prabowo, Khofifah akan mengatasi kekurangan Prabowo yang memang suaranya cukup lemah di Jawa Timur.
"Bagi Ganjar Pranowo yang kuat di Jawa Timur misalnya, kalau bersanding dengan Khofifah, ini akan semakin menebalkan bahwa suara Ganjar akan semakin berlipat ganda dengan adanya Khofifah."
"Tapi bagi Prabowo Subianto, maka ini akan menambal kekurangan."
"Di mana memang selama ini Prabowo memang cukup lemah di Jawa Timur," ungkap Adi.
(TribunWow.com)
Baca berita Pilpres 2024 lainnya
Sebagian artikel ini telah diolah dari Tribunnews.com dengan judul Karir Politik Puan Dianggap Faktor Utama Megawati Pilih Cawapres Ganjar, Khofifah Bisa Jadi Portal