Pilpres 2024
Demokrat Gabung Prabowo, Ini Kekuatan Koalisi Indonesia Maju, Cek Perbandingan dengan Ganjar & Anies
Perbandingan kekuatan koalisi Prabowo Subianto setelah Demokrat gabung dengan koalisi yang dimiliki Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Koalisi Indonesia Maju (KIM) besutan Prabowo Subianto semakin gemuk setelah Demokrat dipastikan bergabung, berikut perbandingan suara dan kursi di parlemen dengan koalisi Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Dilansir TribunWow.com, kepastian bergabungnya Demokrat ke Koalisi Indonesia Maju disampaikan oleh Sekretaris Jenderal partai berlambang mercy tersebut, Riefky Harsya.
“Ketua Umum Partai Demokrat menyampaikan hasil keputusan MTP (Majelis Tinggi Partai) Demokrat yang menyatakan Partai Demokrat mendukung Pak Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024,” ujar Riefky dalam keterangannya yang dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.
Hasil keputusan Partai Demokrat mendukung Prabowo juga sudah disampaikan oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berkunjung ke rumah Menteri Pertahanan RI tersebut di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/9/2023).
Baca juga: Demokrat Dukung Prabowo Disebut Pilihan Rasional, Pengamat Singgung Hubungan SBY dan Megawati
Lantas, dengan resminya Demokrat bergabung dengan kubu Koalisi Indonesia Maju (KIM) besutan Prabowo Subianto, bagaimana gambaran peta kekuatan koalisi tiga capres di Pilpres 2024?
Sebagaimana diketahui, dengan bergabungnya Demokrat maka Prabowo total mendapatkan dukungan dari empat partai parlemen untuk maju di Pilpres 2024.
Keempat partai tersebut di antaranya adalah Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Golkar, dan Demokrat yang tergabung pada Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Merujuk dari hasil Pemilu 2019, pada saat itu, Gerindra mampu meraup 12,57 persen suara dengan jumlah 78 kursi di parlemen.
Sementara itu, PAN mendapatkan suara sebesar 6,84 persen dengan jumlah 44 kursi.
Golkar mendapatkan 12,31 persen dengan jumlah 85 kursi.
Dan terkini masuknya Demokrat menambah kekuatan suara Prabowo 7,77 persen dengan jumlah 54 kursi.
Belum ditambah dengan masuknya tiga kekuatan partai non parlemen yang resmi mendukung Prabowo di antaranya adalah Partai Garuda, Gelora dan PBB.
Jika ditotal keseluruhan suara Prabowo menjadi 40,78 persen dengan jumlah kursi di parlemen sebanyak 258 kursi.

Baca juga: Jawaban Menohok PDIP soal Potensi Gibran Maju Jadi Cawapres, Sebut Bisa Eliminasi Prabowo Subianto
Capaian itu sudah melampaui ambang batas pencalonan (presidential threshold) sebesar 25 persen suara sah nasional atau 20 persen kursi DPR hasil pemilu sebelumnya.
Lebih lanjut, hasil itu juga sudah meninggalkan jauh dua kompatriot koalisi lainnya yakni koalisi Ganjar Pranowo dan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.