Berita Viral
Kebakaran Bromo Meluas hingga Rusak Ekosistem dan Rugikan Warga, Begini Respons Jokowi
Tak hanya ekosistem yang rusak, kebakaran ini juga berimbas pada perputaran ekonomi hingga aktivitas warga di sekitar Gunung Bromo.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Kebakaran dahsyat yang melanda Gunung Bromo akibat ulah pengunjung yang menyalakan flare demi foto prewedding, membawa dampak yang sangat merugikan untuk masyarakat sekitar, alam, dan negara.
Tak hanya ekosistem yang rusak, kebakaran ini juga berimbas pada perputaran ekonomi hingga aktivitas warga di sekitar Gunung Bromo.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun akhirnya turut buka suara terkait kebakaran yang melanda kawasan Gunung Bromo ini.
Baca juga: 4 Fakta di Balik Peristiwa Kebakaran Bukit Teletubbies Wisata Bromo, Tersangka Tak Kantongi Izin
Pernyataan tersebut diberikan saat dirinya melakukan kunjungan kerja di Pasar Kranggot di Banten, sebagaimana dilansir dari keterangan resmi pada Selasa (12/9/2023).
Jokowi meminta kebakaran untuk dipadamkan.
"Ya dipadamkan," ujar Jokowi, dikutip dari Kompas.com.
Berikut ini update perkembangan terkait kebakaran di kawasan Gunung Bromo:
Dikecam Sandiaga Uno
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengaku geram atas insiden kebakaran padang rumput Bukit Teletubbies di kawasan Gunung Bromo akibat kegiatan foto prewedding.
Kebakaran ini dinilai karena kecerobohan pengunjung yang menggunakan flare untuk kepentingan foto prewedding di kawasan wisata tersebut.
"Ini kami sangat-sangat prihatin. Dan selain prihatin kami juga geram juga ya, karena kita begitu sulitnya menjaga alam kita. Dan kita betul-betul sedang mengedepankan pariwisata yang berkelanjutan," ucap Sandi di Kantor Kemenparekraf, Senin (11/9/2023).
"Mungkin niatnya itu membuat konten yang menarik, tapi tidak memikirkan dampak yang luar biasa karena kecerobohan," sambungnya.
Flare prewedding berujung petaka membuat lahan savana di kawasan wisata Gunung Bromo terbakar sejak Rabu 6 September 2023 lalu.
Proses pemadaman terus diupayakan untuk memadamkan titik-titik api.
Sudah lebih dari 50 hektare lahan di kawasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) hangus.
Selain itu, kerusakan juga berdampak kepada ekosistem flora, fauna hingga kehidupan warga sekitar.
Muncul Tornado Api
Video yang memperlihatkan tornado api di kawasan kebakaran Gunung Bromo viral di media sosial.
Rekaman jadi bahan perbincangan setelah diunggah oleh sejumlah akun Instagram, seperti @undercover.id.
Pada video terlihat api beserta asap hitam pekat tampak berputar-putar mirip seperti angin tornado.
Tornado api dilaporkan terlihat di bukit savana, berada di wilayah Kabupaten Probolinggo dengan ketinggian sekitar 10 meter.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Juanda, Teguh Tri Susanto menjelaskan, fenomena tersebut memiliki istilah dust devil.
Fenomena ini bisa terjadi karena udara panas menimbulkan pusat tekanan rendah dan menyebabkan terbentuknya pusaran dari udara di sekelilingnya yang lebih dingin.
Kemudian udara kering tersebut membentuk aliran berupa pusaran yang membawa debu, serpihan, atau bahkan api.
“Objek dominan (di lokasi kebakaran adalah) api, hal tersebut terjadi karena adanya pemanasan udara oleh api,” jelasnya, dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Viral Kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo Diduga demi Foto Prewedd, Santai Lihat si Jago Merah
Update Proses Pemadaman
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo melaporkan masih terpantau adanya titik-titik api pada Selasa (12/9/2023) pagi.
Lokasi persisnya berada di Jemplang, Kabupaten Malang.
"Sedangkan di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo sudah dalam fase pendinginan," kata Kepala BPBD Probolinggo, Oemar Syarief, dikutip dari TribunProbolinggo.com.
Oemar melanjutkan, pihaknya telah menerjunkan personil gabungan yang dibekali truk air berkapasitas 6.000 liter.
Petugas dikerahkan untuk melakukan proses pendinginan dan mencegah api kembali muncul.
Ekosistem Rusak
Kepala Seksi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Wilayah 1, Didit Sulistyo merincikan dampak luas dari kebakaran di wisata Bromo.
Katanya, kebakaran merusak ekosistem akibatnya keragaman flora rusak dan menganggu kehidupan fauna.
Kebakaran juga mengancam kesehatan warga Tengger karena asap yang ditimbulkan.
"Polusi udara dan emisi karbon dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di samping itu, juga berisiko mengakibatkan ISPA," ucap Didit.
Warga juga kehilangan mata pencaharian lantaran wisata Bromo ditutup total hingga waktu yang belum ditentukan.
"Karena kebakaran ini merugikan semua," tandas Didit.
Akes Jalan ditutup
BB TNBTS lewat akun Instagram-nya juga memberikan pengumuman terkait penutupan akses jalan.
Diketahui sejumlah ruas jalan ditutup sementara guna memperlancar proses pemadaman sejak Minggu 10 September 2023.
BB TNBTS belum bisa memastikan kapan akses jalan akan dibuka kembali.
Penutupan akses berlaku untuk semua pintu masuk kawasan Bromo.
Yakni, Coban Trisula Kabupaten Malang, Wonokitri Kabupaten Pasuruan, Cemorolawang Kabupaten Probolinggo dan Seduro Kabupaten Lumajang.
"Akses hanya dibuka untuk masyarakat Desa Ranupaini Kabupaten Lumajang dan masyarakat Desa Ngadas, Kabupaten Malang.
Bagi masyarakat yang akan melintas jalur Malang-Lumajang dan sebaliknya bisa melalui Poncokusumo dan Seduro atau jalan alternatif lain," tulis dalam pengumuman.
(Tribunnews.com/Endra Kurnaiwan/Bambang Ismoyo)(TribunJatim.com/Danendra Kusuma)(Kompas.com/Dian Erika Nugraheny/Andhi Dwi Setiawan)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Update Kebakaran Bromo akibat Flare Prewedding: Muncul Tornado Api hingga Respons Presiden Jokowi
Sumber: Tribunnews.com
6 Fakta Mencengangkan Pratama Arhan & Zize: Hapus Foto Nikah, Foto dengan Mantan & 1 di Luar Dugaan |
![]() |
---|
5 Negara dengan Penduduk Terpadat di Dunia 2025, Ada Indonesia hingga 2 Tetangga Berseteru |
![]() |
---|
Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong Dituding Terlibat Korupsi, PDIP Bantah Sebut Kesalahan Dicari-Cari |
![]() |
---|
Viral Pegawai Puskesmas Karaoke saat Jam Pelayanan, Dilakukan setelah Olahraga Pagi Bersama |
![]() |
---|
Reaksi Hasto Kristiyanto setelah Dengar Vonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara untuk Kasus Suap Harun Masiku |
![]() |
---|