Liga 1
Manajemen Persebaya Surabaya Galau? Di Tengah Jatuh Hatinya Bonek, Tren Apik Sosok Ini Bisa Sirna
Manajemen Persebaya Surabaya tengah dilanda kegalauan? Di tengah Bonek yang semakin jatuh hati, tren apik sosok ini potensi bisa sirna.
Editor: adisaputro
Uston Nawawi tak bisa naik ke kursi pelatih utama karena masalah lisensi.
Seperti diketahui, lisensi Uston Nawawi saat ini adalah AFC A.

Baca juga: Nganggur Dibuang Persebaya Surabaya: 2 Pemain Ini Bisa Jadi Opsi Perserang Banten & Persikab Bandung
Sementara syarat menjadi pelatih kepala di gelaran Liga 1 adalah AFC A PRO.
Atau bisa dikatakan, Uston hanya memiliki gap satu tingkat lagi untuk bisa menjadi pelatih kepala Persebaya Surabaya.
Hal itu dapat dilihat dari komentar unggahan hasil pertandingan Persebaya Surabaya kontra Borneo FC.
"Bersama Coach Uston Makin Ngeyel," tulis @surabayafans.27.
"Sangat Bangga mempunyai coach uston," tulis @officialfanspersebaya.
"Meskipun Permainan Persebaya garai Ndredeg, Sing Penting ‘INGAT PESAN USTON : YANG PENTING HASIL AKHIR’," tulis @
chuphell88.
"Lisensine Uston gak iso tha di jalukno tolong nang Samsat? Deal2an piro ngono loh," tulis @yus_dba
"Uston kertaker terbaik," tulis @persebayafans.official.
"Kayaknya kalo dilatih coach Aji, pemain jadi terbebani menang, kl sama coach Uston lebih loss mainne," tulis @ad17dp.
"Alhmdlh.. kalo persyaratan sudah memadai, setuju coach Uston di permanenkan," tulis @ulul_azmi83.
Sebagai informasi, sejauh ini, kandidat terkuat sebagai pelatih kepala Persebaya Surabaya merujuk ke pelatih asal Portugal, Divaldo Alves.
Apabila nantinya Divaldo Alves atau kandidat lain sukses menduduki pelatih kepala Persebaya Surabaya, mereka langsung dirundung pressure tinggi.
Mengingat sebelumnya, Uston Nawawi sukses mengembalikan track Persebaya Surabaya ke tren positif.