Pilpres 2024
Mungkinkah Sindiran Jokowi soal Parpol Ngalor Ngidul Itu untuk PKB? Berikut 3 Sinyal Indikasinya
Mungkinkah sindiran Presiden Jokowi soal partai politik ngalor ngidul ditujukan untuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)? Ini 3 indikasinya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Lailatun Niqmah
Di tengah gaduhnya kondisi politik imbas manuver Anies Baswedan yang santer bersatu dengan Cak Imin, sinyal hal itu benar adanya terjadi terendus dari keputusannya batal hadir dalam Ideafest 2023.
Menurut pihak panitia, pembatalan Anies Baswedan menghadiri Ideafest 2023 karena mendapatkan panggilan mendadak.
"Pak Anies batal, katanya ada panggilan mendadak," ujar anggota panitia penyelenggara tersebut kepada Kompas.com di lokasi acara.
Meski Anies Baswedan batal hadir, dua bacapres lainnya yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto bakal tetap hadir dalam acara tersebut.
2. Tiba-tiba Dekat dengan Cak Imin
Indikasi kedua tentu saja manuver Anies Baswedan yang secara tiba-tiba dekat dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cak Imin.
Seperti diketahui, belum lama ini, Anies Baswedan telah melakukan kunjungan ke beberapa pondok pesantren yang ada di Jombang, Jawa Timur.
Dalam kunjungannya itu, Anies dikabarkan turut sowan atau menemui Ibunda dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Cak Imin, Nyai Hj. Muhassonah Hasbullah.
"Kami alhamdulillah bersyukur sekali bisa sampai di sini (Jombang)," tutur dalam keterangan resmi yang diterima Tribunnews, Kamis (31/8/2023).
Dalam rilis keterangan itu, turut terlihat foto Anies Baswedan tengah berfoto bersama orang tua atau Ibunda Cak Imin.
Pertemuan itu terjadi di Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang.
Kala itu, Anies tampak mengenakan setelan baju koko putih dan peci hitam.
Anies tak sendiri, ia juga mengajak istrinya, Fery Farhati.
Pada momen itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan tentang maksud dan tujuannya mendatangi ibunda Cak Imin.
Anies menuturkan jika pihaknya datang hanya untuk bersilturahmi dan meminta doa.