Pemilu 2024
Situasi Jelang Pemilu 2024 Makin Panas, Jokowi: Repotnya, yang Panas Itu Justru Antar Kawan Sendiri
Situasi jelang Pemilu 2024 yang semakin memanas kini membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Situasi jelang Pemilu 2024 yang semakin memanas kini membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara.
Jokowi mengatakan, situasi yang panas ini justru antar kawan, bukan lawan politik.
Hal tersebut ia sampaikan saat berpidato di Rakernas DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), di Lapangan Benteng, Kota Medan, Sumatra Utara, Sabtu (19/8/2023).
Baca juga: BREAKING NEWS: Rizal Ramli dan Amien Rais Datangi KPK, Bahas KKN Era Jokowi yang Disebut Makin Ganas
"Situasi di tahun politik ini sudah cenderung menghangat, agak memanas tapi belum panas," kata Jokowi, dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa (22/8/2023).
"Dan repotnya, yang sudah panas itu justru antar kawan sendiri. Sudah mulai saling panas memanasi," sambung presiden.
Oleh sebab itu, Jokowi pun berpesan pada peserta Pemilihan Umum (Pemilu) agar pihak yang menang mengajak pihak yang kalah untuk saling membantu.
Apabila pihak yang kalah tak bisa membantu, lanjut Jokowi, diharapkan tak akan menganggu pihak yang menang.
"Karena pasti ada yang menang dan pasti ada yang kalah, sebaiknya yang menang memang mengajak yang kalah untuk membantu."
"Kalau tidak bisa membantu, sebisa mungkin jangan menganggu," pungkas Jokowi.
Kata Pengamat
Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno, menjelaskan maksud dari pesan Jokowi mengenai yang menang harus mengajak yang kalah.
Hal tersebut merupakan pesan politik kebangsaan yang mempunyai prinsip politik gotong royong.
"Saya kira, ini adalah pesan politik kebangsaan yang disampaikan Jokowi bahwa politik kita itu sebenarnya secara prinsip adalah politik gotong royong," ungkapnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa.
Di mana, kata Adi, ada waktunya berkompetisi dan bersaing, tetapi setelah Pemilu usai, maka saling berangkulan.
Dikatakan Adi, hal tersebut bisa dicontoh dari hubungan Jokowi dan Prabowo Subianto yang sebelumnya sempat menjadi rival sebanyak dua kali di Pemilihan Presiden (Pilpres).
Sumber: Tribunnews.com
4 Fakta Sidang Sengketa Pileg 2024 yang Disidangkan MK Mulai Hari Ini, PPP dengan Perkara Terbanyak |
![]() |
---|
Partai Pengusung Gibran saat Pilwalkot Nilai Sebutan Khilaf PDIP Kurang Pas, Hanya Emosional Sesaat |
![]() |
---|
Daftar 19 Caleg Perempuan Partai Gerindra yang Lolos ke DPR RI, Bertambah dari Periode 2019-2024 |
![]() |
---|
Hasto Klaim PDIP Menang 3 Kali Pemilu meski Tanpa Jokowi, Singgung Suara PSI yang Tak Bisa Lolos |
![]() |
---|
Daftar 3 Pendakwah yang Gagal Melaju ke Senayan, Ada Caleg Petahana hingga Ustaz Yusuf Mansur |
![]() |
---|